Sindiran Saut Situmorang dan Abraham Samad, Mobil Dinas Ketua KPK Firli Bahuri, antar Jemput Pegawai
Reaksi bermunculan terkait usulan Ketua KPK, soal pengadaan mobil dinas mewah. Apakah ini mendukung kinerja pemberantasan korupsi?
Reaksi bermunculan terkait usulan Ketua KPK, soal pengadaan mobil dinas mewah. Apakah ini mendukung kinerja pemberantasan korupsi?
TRIBUN-MEDAN.com -
Sindiran Saut Situmorang dan Abraham Samad, Mobil Dinas Ketua KPK Firli Bahuri, antar Jemput Pegawai
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Abraham Samad mengkritik rencana pemberian mobil dinas jabatan bagi pimpinan, Dewan Pengawas, serta pejabat struktural KPK.
Baca juga: LIVE STREAMING TVRI DENMARK OPEN Hari Ini - Jadwal Denmark Open 2020, Siaran Langsung di TVRI
Baca juga: Pelajar Ikut Demonstrasi Terancam Dicatat di SKCK, Pengamat Hukum Nilai Melanggar Undang-Undang
Ia pun membandingkan rencana pemberian mobil dinas itu dengan mobil yang ia gunakan selama masih menjabat sebagai pimpinan KPK.
Saat itu, ia mengaku, hanya menggunakan mobil jenis MPV besutan Toyota yang digunakan oleh oleh pimpinan KPK lainnya.
“Saya lanjutkan mobil dinas (pimpinan KPK) periode sebelumnya,” ungkap Abraham saat dihubungi, Jumat (16/10/2020), seperti dilansir dari Tribunnews.com.
Baca juga: Dapat SMS dari BRI BLT UMKM, Lakukan Ini jika Dapat Notifikasi Pesan dari BANK BRI, Banpres BPUM
Baca juga: SIARAN LANGSUNG Link Live Streaming DENMARK OPEN Hari ini, Jadwal Denmark Open 2020 LIVE TVRI
Untuk diketahui, sebelum Abraham memimpin KPK pada periode 2011-2015.
Sebelumnya, KPK dipimpin oleh Antasari Azhar (2007-2011) dan Taufiequrachman Ruki (2003-2007).
Baca juga: HEBOH Tewasnya Tersangka Pemerkosa Ibu dan Pembunuh Anak di Sel Tahanan, Penyebab Pelaku Meninggal
Pada masa awal pembentukannya, KPK hanya memiliki anggaran terbatas.
Mobil dinas yang diberikan kepada pimpinan KPK pun harganya di bawah Rp 500 juta.
Abraham pun enggan memberikan banyak komentar saat disinggung rencana pengadaan mobil dinas yang angkanya mencapai miliaran rupiah. Terlebih, saat ini Indonesia tengah menghadapi situasi wabah Covid-19.
“Ini masa pandemi bos. Aneh dan mengusik rasa keadilan kita. Tak empatilah,” ucapnya.
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menilai rencana pemberian mobil dinas bagi pimpinan dan Dewan Pengawas KPK tidak tepat.
Saut mengatakan, berdasarkan pengalamannya, ia hanya menggunakan mobil pribadi, yakni Toyota Innova, selama bertugas di KPK dan tidak mengalami kendala berarti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-kpk-firli-bahuri-usulan-mobil-dinas-mewah.jpg)