Berita Viral
PENGAKUAN Sopir Taksi Hijau Biang Kerok Kecelakaan Kereta di Bekasi: Mati Sendiri
Inilah pengakuan sopir taksi hijau biang kerok kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi
TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah pengakuan sopir taksi hijau biang kerok kecelakaan kereta di Bekasi.
Sopir taksi hijau diduga biang kerok atas kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo mengungkap pengakuan.
Ia taksi Green SM Indonesia mengungkap penyebab mobil mogok.
Sopir mengaku mobil yang dikendarainya mendadak tidak bisa bergerak ketika di perlintasan kereta.
Akibat Commuter Line berhenti mendadak akibat menabrak mobil taksi hijau ini, kemudian terjadilah tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Kereta Api Argo Bromo Anggrek mengalami kecelakaan dengan KRL rute Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Dirut KAI Bobby Rasyidin mengungkap akibat kecelakaan ini 7 orang meninggal dunia.
"Jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia 7 orang," katanya.
Selain itu ada 81 orang yang mengalami luka.
"Luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang," katanya.
Baca juga: Dua Daerah di Sumut Raih Creative Financing dari Mendagri, Pengamat Ekonomi : Jangan Berpuas Diri
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan kecelakaan bermula ketika KRL berhenti di jalur rel setelah alami gangguan.
Ganggu tersebut karena adanya kendaraan yang tertemper di perlintasan.
Kendaraan yakni taksi hijau Green SM Indonesia.
"KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (jalur perlintasan langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya yang membuat KRL terhenti," jelasnya.
Saat kondisi berhenti, KRL ditabrak dari belakang KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KECELAKAAN-KERETA-DI-BEKASI-Tampang-Sopir-Taksi-Hijau-Saat-Kecelakaan-Kereta-di-Bekasi.jpg)