Terlilit Utang China, Australia Meradang Pengaruhnya Mulai Diambil Alih di Timor Leste

Namun, tampaknya hubungan Australia mulai renggang dari Timor Leste, karena mereka belakangan lebih memilih untuk meminta bantuan ke China.

Yunaidi Joepoet
Di Sulilarang, Distrik Maliana, Timor Leste warga mengeruk tanah kering untuk diolah menjadi garam. 

Negeri Kanguru itu memiliki relasi sangat dekat dengan Bumi Loro Sae itu.

Banyak yang menilai kedekatan Australia selama ini lebih karena diplomasi kandungan minyak di wilayah Timor Leste.

Modus Sejoli Digerebek Berduaan di Ranjang Hotel: Dia Tante Saya Pak, Saya Keponakannya

Maka dari itu, Australia sangat berjuang agar Timor Leste lepas dari Indonesia.

Sementara itu, Papua Nugini telah mengembangkan hubungan yang jauh lebih dekat dengan Australia daripada dengan Indonesia, satu-satunya negara yang berbatasan darat dengannya.

Kedua negara tersebut adalah wilayah Persemakmuran, dan Papua Nugini mendapat manfaat dari bantuan pembangunan ekonomi dari Australia.

Melansir dari Future Directions, Kamis (24/9/2020), dalam kasus Papua Nugini, laporan ekonomi pemerintah baru-baru ini memperkirakan bahwa, ekonomi akan berkontraksi sebesar tiga persen tahun ini karena Covid-19.

Tentara Australia ketika berada di Timor Leste saat kerusuhan tahun 2006 terjadi
vrijoosttimor.com
Tentara Australia ketika berada di Timor Leste saat kerusuhan tahun 2006 terjadi

Akibatnya, masalah utang Papua Nugini yang sedang berlangsung kemungkinan besar akan meningkat, seperti yang disebutkan dalam sebuah laporan negara.

“Penurunan nominal dalam PDB cukup untuk mengangkat rasio utang Anggaran 2020 terhadap PDB dari 40,3 persen menjadi 45,6 persen,” tulis laporan itu.

Ke depan, dampak Covid-19 diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2021, dengan skenario rasio utang terhadap PDB menjadi lebih dari 55 persen.

Mayoritas dari utang tersebut berasal dari China dan, mengingat lambatnya pembayaran Papua Nugini, hal itu membuat Papua Nugini terus tercekik utang selama beberapa dekade.

Warga Kampung Titi Payung Kembali Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Listrik Masuk ke Kampung Mereka

Belum lagi, Menteri Polisi negara itu mengatakan bahwa negaranya akan hancur karena ulah instansi kepolisian terlibat dalam korupsi besar, penyelundupan narkoba, penyelundupan senjata, dan pencurian tanah.

Sebuah laporan baru-baru ini yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui kemitraan kepolisian Papua Nugini-Australia menyatakan bahwa, kepolisian Papua Nugini secara kronis kekurangan dana.

Pemerintah Papua Nugini berada di bawah tekanan anggaran yang ekstrim saat ini, yang telah dihancurkan oleh Covid-19.

Dalam anggaran tambahan yang disahkan oleh parlemen, pemerintah telah memotong pengeluaran sebesar 2,3 miliar kina (Rp. 9,54 triliun), serta memperpanjang pinjaman sementara dengan Bank Papua Nugini lima kali lipat.

Tentara Australia di Timor Leste
World Slogan
Tentara Australia di Timor Leste

Sementara itu di Timor Leste, penurunan tajam harga minyak awal tahun ini, karena Covid-19, dan perang harga minyak antara Arab Saudi dan Rusia, telah menempatkan ekonomi negara itu hancur.

Sumber: Grid.ID
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved