Terlilit Utang China, Australia Meradang Pengaruhnya Mulai Diambil Alih di Timor Leste

Namun, tampaknya hubungan Australia mulai renggang dari Timor Leste, karena mereka belakangan lebih memilih untuk meminta bantuan ke China.

Yunaidi Joepoet
Di Sulilarang, Distrik Maliana, Timor Leste warga mengeruk tanah kering untuk diolah menjadi garam. 

China telah membangun beberapa jalan baru di pantai selatan Timor Leste, menghubungkan bandara ke kota-kota pesisir, membangun istana presiden, gedung kementerian pertahanan, dan gedung kementrian luar negeri.

Bec Strating, dosen politik di Universitas La Trobe, yang menulis buku tentang Timor Leste mengatakan, "Bahwa satu-satunya penyandang dana di Timor Leste adalah China, itu adalah sesuatu yang dikhawatirkan Australia."

"Jika China satu-satunya pilihan, tampaknya itu akan diambil oleh para pemimpin Timor Leste," katanya.

Sementara itu, Xanana Gusmao, yang menjadi tokoh berpengaruh di Timor Leste, masih menggunakan sebagian besar dana perminyakan untuk membayar Tasi Mane.

Hal itu dilakukan jika tidak mendapat pendanaan dari negara lain atau sektor swasta.

Pemilihan legislatif Timor Leste 2017
New Mandala
Pemilihan legislatif Timor Leste 2017

Ini menjadi perhatian khusus, karena sekitar 90% anggaran tahunan Timor Leste didanai oleh perminyakan dan pada gilirannya memperoleh pendapatan dari ladang Bayu-Undan.

Tetapi Bayu-Undan semakin berkurang dan diperkirakan tahun 2030 ladang itu akan mengering, dan membuat keuangan publiknya berada di bawah tekanan eksistensial.

China bisa menjadi satu-satunya pilihan yang mungkin diambil oleh Timor Leste, meskipun langkah ini dinilai sangat mengkhawatirkan.

Fidelis Magelhaens, Menteri Reformasi Legislatif dan Urusan Parlemen dan pejabat Menteri Urusan Ekonomi, mengatakan, "negaranya siap menyambut semua pihak yang datang, untuk proyek Tasi Mane."

"Mengenai China, tentu saja dia bisa menjadi mitra, tetapi keputusan diambil didasarkan pada keuntungan finansial," katanya.

Ditanya soal apakah prihatin dengan pengaruh China, mereka mengatakan, "Perhatian utama adalah keuntungan politik dan sosial di Timor Leste."

"Australia juga negara kaya, mereka harus berbuat banyak di Timor Leste," ungkapnya.

Ilustrasi Timor Leste
via Kompas.com
Ilustrasi Timor Leste

Dengan pandemi Covid-19 yang menyebabkan kekacauan ekonomi di seluruh dunia, negara-negara kecil yang sudah berjuang sebelum krisis kini menghadapi rintangan yang membayang.

Meskipun Papua Nugini dan Timor Leste relatif belum tersentuh oleh pandemi itu sendiri, virus tersebut berdampak signifikan pada ekonomi masing-masing.

Australia dengan Papua Nugini dan Timor Leste memiliki hubungan yang cukup dekat.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved