Berita Viral

AWAL Mula Kakek 4 Cucu Dikeroyok Hingga Tewas Dalam Gang, Tetangga Soroti Perubahan Sikap Usai Cerai

Korban disebut mengalami luka serius di bagian dada akibat senjata tajam, serta luka di kepala.

IST/Tribun Jatim Network/Luhur Pambudi
KORBAN PENUSUKAN - Saat Iwan, adik sepupu korban MJ menunjukkan lokasi korban terkapar di tengah gang permukiman padat kawasan Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026) pagi. (Tribun Jatim Network/Luhur Pambudi) 

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah awal mula kakek 4 cucu dikeroyok hingga tewas dalam gang.

Tetangga pun menyoroti perubahan sikap korban usai cerai dengan sang istri. 

Korban diketahui berinisial MJ. 

Baca juga: Sinergi Imigrasi Belawan dan Ombudsman RI: Wujud Kepastian Layanan dan Hukum

Usianya saat pengeroyokan terjadi sudah 61 tahun.

MJ ditemukan tergeletak tak bernyawa di tengah gang sempit di kawasan padat penduduk Jalan Pragoto 2, Simolawang, Simokerto, Surabaya, Kamis (23/4/2026).

Penganiayaan brutal itu diduga dilakukan oleh  lebih dari dua orang pelaku.

Menurut keterangan keluarga, peristiwa tragis ini bermula sejak subuh.

Baca juga: Bupati Langkat Sebut Musrenbang RKPD Miliki Peran Penting, Wadah Selaraskan Kebijakan

Warga sekitar sempat mendengar keributan yang diduga sebagai cekcok antara korban dengan salah satu pelaku.

Situasi kemudian memanas hingga berujung kekerasan fisik.

Seorang kerabat korban mengungkapkan, awalnya korban terlibat perkelahian dengan adik dari salah satu pelaku.

Pukulan pertama diduga terjadi sekitar pukul 05.00 pagi.

Setelah insiden itu, pelaku sempat meninggalkan lokasi, namun beberapa jam kemudian kembali bersama kakaknya dengan membawa senjata tajam.

AWAL Mula Kakek 4 Cucu Dikeroyok Hingga Tewas Dalam Gang, Tetangga Soroti Perubahan Sikap Usai Cerai
KORBAN PENUSUKAN - Saat Iwan, adik sepupu korban MJ menunjukkan lokasi korban terkapar di tengah gang permukiman padat kawasan Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026) pagi. (Tribun Jatim Network/Luhur Pambudi)

Serangan kedua inilah yang diduga menjadi titik fatal.

Korban disebut mengalami luka serius di bagian dada akibat senjata tajam, serta luka di kepala.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut tidak sempat memberikan pertolongan karena situasi berlangsung cepat.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved