Bunuh Istri Pakai Kapak, Tangan Heri Bakal Diamputasi, Polisi Masih Dalami Motif
Pascamembunuh istrinya dan melakukan percobaan bunuh diri dengan melukai tangan menggunakan kapak, Heri Irawan (29) kini masih menjalani perawatan
Korban pun langsung tewas dengan kondisi bersimbah darah.
"Berawal ketika pelaku menyuruh adiknya, inisial RK membeli minuman.
Adiknya ini kembali meminta adiknya yang lain, berinisial C untuk membeli minumannya yang diminta abangnya, karena tidak tahu rasa minuman yang akan dibeli.
Adiknya ini bertanya kepada abangnya. Setelah ditanya itu, pelaku justru langsung mengambil sebilah kapak dan mendatangi istrinya yang sedang menidurkan anaknya, sehingga korban meninggal dunia di TKP," jelas Nugroho.
• Pansus Covid-19 DPRD Sumut Soroti Dana Fantastis Live Streaming Gugus Tugas Senilai Rp 1,12 Miliar
• Gadis Rupawan Jadi Budak Seks Ayah Tiri, 7 Tahun Ditiduri, Usia 10 Tahun Keperawanan Sudah Direnggut
Setelah itu, pelaku kembali menuju ke belakang mengambil kapak lagi dan berlari ke luar rumah dan berusaha melukai tangannya dengan kapak.
"Setelah bunuh istrinya, pelaku ke belakang rumah, berusaha mencederai dirinya sendiri dengan ambil kapak lagi dan diarahkan ke tangannya sendiri. Coba potong tangan," sebutnya.
Kini kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sedangkan korban, setelah menjalani otopsi di RSUD Djasemen Saragih, Siantar, kemudian dimakamkan di TPU Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat Asahan pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.
(ind/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-ayu-widati-siregar-dimakamkan.jpg)