Bunuh Istri Pakai Kapak, Tangan Heri Bakal Diamputasi, Polisi Masih Dalami Motif
Pascamembunuh istrinya dan melakukan percobaan bunuh diri dengan melukai tangan menggunakan kapak, Heri Irawan (29) kini masih menjalani perawatan
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
TRI BUN-MEDAN.com, KISARAN - Pascamembunuh istrinya dan melakukan percobaan bunuh diri dengan melukai tangan menggunakan kapak, Heri Irawan (29) kini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.
Meski tengah dirawat, petugas kepolisian tetap melakukan pengawasan ketat terhadap warga Dusun II Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan tersebut.
Setidaknya ada dua personel Polres Asahan yang bersiaga menjaga Heri Irawan.
Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto menyebutkan bahwa melihat kondisi luka di tangan pelaku, maka tim medis bakal mengamputasi pergelangan tangan kiri Heri Irawan.
"Akan diamputasi karena lukanya hampir putus akibat melukai diri sendiri setelah pelaku melakukan perbuatannya," kata Nugroho, Kamis (28/5/2020).
Selain itu, Nugroho menjelaskan polisi belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, sebab kondisinya belum stabil.
Sehingga polisi belum mengetahui motif pasti hingga pelaku bisa berlaku sadis terhadap korban yang merupakan istrinya sendiri.
• BREAKING NEWS: DUEL MAUT, 2 Pria Saling Tikam, Pisau Tertancap di Dada, Tewas Bersimbah Darah
• PERTAMA KALI, Pasien Positif Covid-19 di Sumut Tembus 30 Orang Kurun 24 Jam, Total 362 Orang
"Kondisi pelaku masih dalam keadaan labil, belum bisa kami periksa.
Dua personel yang berjaga di sana juga bilang, kalau pelaku bicaranya tidak terkontrol.
Jadi sampai saat ini motifnya masih kami dalami," ujar mantan Kapolres Natuna itu.
Sementara itu, peristiwa pembunuhan yang dilakukan Heri Irawan terhadap Ayu Widati Siregar (24) terjadi di rumah orang tua pelaku yang berada di Dusun II Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat, Asahan pada Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.
Ketika itu, pelaku yang baru tiba di rumah orang tuanya meminta adik kandungnya untuk membeli minuman di warung.
Selang beberapa lama, pelaku tiba-tiba emosi mengambil kapak yang berada di belakang rumah.
Tanpa diduga Heri mendatangi tempat sang istri yang sedang terlelap usai menidurkan anak mereka yang berusia 3 tahun, dan langsung mengayunkan kapak ke arah leher korban hingga hampir putus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-ayu-widati-siregar-dimakamkan.jpg)