Pasutri Tewas Terpanggang

TRAGIS❗ PASUTRI Tewas Terpanggang dalam Kondisi Berpelukan❗

Pasutri lansia di Deliserdang tewas terpanggang dalam kondisi berpelukan di dapur saat rumah mereka terbakar.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: M.Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Pasangan suami istri Arifin Siregar (79) dan Rohani Lubis (74) warga Desa Rugemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang ditemukan dengan kondisi tewas terpanggang di area dapur rumah yang habis terbakar, Selasa (10/3/2026).

Warga menyebut saat ditemukan keduanya dalam posisi saling berpelukan. Saat dievakuasi satu lagi bagian kaki Rohani sudah tidak kelihatan lagi. 

Samsul Bahri anak menantu korban menerangkan saat peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB suasana sedang sepi.

Ia dan istrinya yang rumahnya berdampingan dengan korban sedang berada di luar. Padahal baru sebentar saja ia dan istri meninggalkan rumah

"Kalau aku jam 09.00 sebenarnya pergi kerja. Pas mau pergi itu masih aku lihatnya mertua ini di dalam rumah. Sudah sampai tempat kerja nggak lama dikabarin rumah mertua sudah terbakar, langsung cepat pulang lah," kata Samsul Bahri. 

Sementara itu istrinya disebut sedang pergi berbelanja.

Adik iparnya yang posisinya berada di belakang rumah mertua juga disebut sedang keluar rumah mengantarkan anaknya sekolah.

Karena kondisi ini tidak banyak hal yang bisa dilakukan pada saat rumah kejadian. 

"Betul-betul sepi kali, rumah mertua ini pun dari kayu jadi cepat kali habis semuanya. Sudah sempat mau ditolong sama ayah mertua sebenarnya mamak ini cuma nggak sempat keluar rumah. Kalau mamak sudah lama sakit komplikasi dan mata pun sudah nggak bisa melihat lagi," sebut Samsul Bahri. 

Ia mengaku ayah mertua meskipun sehat namun karena sudah berumur yakin punya keterbatasan saat mau menyelematkan ibunya.

Disebut posisi ibunya selama ini terbaring dibagian tempat tidur kamar belakang rumah.

"Langsung tadi siang sekitar pukul 12.00 dikebumikan," ucap Samsul

Terlihat kalau rumah korban terbuat dengan bangunan semi permanen.

Bagian bawah terbuat dari batu bata sementara atasnya berbahan kayu dengan atap seng.

Kedua rumah anak korban yang posisinya dibelakang dan samping sempat ikut terbakar

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved