TRIBUN WIKI
Sejarah Jalan Surabaya Medan, dari Canton Straat hingga Menjadi Pusat Toko Jam Tangan di Sumut
Jalan Surabaya Kota Medan dikenal sebagai pusat toko jam tangan. Ternyata dulunya dikenal sebagai Canton Straat.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Di Kota Medan, ada satu kawasan yang diberi nama Jalan Surabaya.
Lokasinya bisa dibilang berada di pusat kota.
Kawasan ini sekarang dipenuhi dengan pusat pertokoan.
Ada macam-macam toko di sini, mulai dari toko kain, toko sepatu, hingga toko jam tangan.
Baca juga: Hotel De Boer atau Grand Inna, Hotel Tertua di Medan yang Pernah Didatangi Raja Leopold II
Namun, dari sekian banyak toko yang ada di sana, Jalan Surabaya memang dikenal sebagai pusat toko jam tangan di Kota Medan, bahkan di Sumatera Utara.
Bisa dibilang, hampir dominan toko yang ada di Jalan Surabaya menjual jam tangan dengan berbagai merk.
Mulai dari yang klasik dan antik, sampai dengan jam tangan yang modern.
Semua jam tangan ada dijual di Jalan Surabaya.
Jika kamu ingin membeli jam tangan, kamu bisa berkunjung ke lokasi ini.
Baca juga: Tip Top Bakery, Lebih dari Sekadar Toko Roti yang Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka
Silakan pilih sendiri, mana toko yang menurut kamu cocok untuk dijadikan tempat belanja jam tangan.
Tapi di samping itu, ternyata Jalan Surabaya awalnya tidak seperti sekarang ini.
Jalan Surabaya bukan pusat toko jam tangan.
Beberapa catatan sejarah menyebutkan, bahwa ini adalah kawasan pecinan.
Dari Canton Straat, Kawasan Pecinan Bersejarah
Merujuk pada penelitian "Revitalisasi Koridor Komersial Bersejarah Jalan Surabaya dengan Konsep Retrofitting di Kota Medan" yang diterbitkan dalam EMARA: Indonesian Journal of Architecture (2020), Jalan Surabaya pada masa pemerintahan kolonial Belanda dikenal dengan nama Canton Straat.
Baca juga: 5 Masjid Tertua dan Bersejarah di Kota Medan, Ada yang Dibangun dengan Putih Telur
Kenapa Canton Straat, karena kawasan ini pada masa dahulu merupakan merupakan permukiman masyarakat Tionghoa yang berkembang seiring pesatnya pertumbuhan Kota Medan sebagai pusat perkebunan tembakau Deli pada akhir abad ke-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jalan-Surabaya-pusat-toko-jam-tangan.jpg)