Selasa, 7 Juli 2026

TRIBUN WIKI

5 Masjid Tertua dan Bersejarah di Kota Medan, Ada yang Dibangun dengan Putih Telur

Di Kota Medan tercatat ada lima masjid tertua yang masih bertahan hingga tahun 2026 dan masih digunakan beribadah.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Majelis Ulama Indonesia
MASJID TERTUA- Masjid Al Osmani adalah masjid tertua di Kota Medan yang masih bertahan hingga saat ini. Bahkan, masjid tersebut masih digunakan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Tribunners, kalian pernah tahu tidak bahwa di Kota Medan terdapat masjid tertua yang masih bertahan hingga saat ini.

Bisa dibilang, masjid tersebut sudah melintasi berbagai zaman.

Bahkan sudah ada yang berusia lebih dari satu abad.

Dari catatan Tribun-medan.com, masjid-masjid tua tersebut masih digunakan untuk beribadah.

Baca juga: Kisah Kaharuddin Nasution, Komandan RPKAD Asal Medan yang Pernah Menjadi Gubernur Sumatera Utara

Umat muslim yang dipercaya mengelola masjid masih tetap merawat warisan sejarah dan budaya tersebut.

Secara umum, masjid-masjid bersejarah itu ada yang memiliki gaya arsitektur Melayu.

Ada juga masjid yang arsitekturnya merupakan campuran Timur Tengah, India, Tiongkok, hingga Eropa menjadi ciri khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

Sejumlah penelitian arsitektur dan sejarah menyebutkan bahwa bangunan-bangunan tersebut merupakan bagian penting dari perkembangan Kota Medan sejak abad ke-19.

Bahkan beberapa di antaranya telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya karena masih mempertahankan bentuk asli dan memiliki nilai sejarah tinggi.

Baca juga: Sejarah Raja Sisingamangaraja XII di Sionom Hudon, Perjuangan dan Misreri Makamnya

Berikut deretan masjid bersejarah yang wajib diketahui jika berkunjung ke Kota Medan.

5 Masjid Tua Bersejarah di Medan

Berikut ini adalah lima masjid tua bersejarah yang ada di Medan dan masih bertahan hingga saat ini.

1. Masjid Raya Al-Mashun, Ikon Kota Medan yang Dibangun Lebih Megah dari Istana Sultan

JELANG RAMADAN – Suasana halaman Masjid Raya Al Mashun, Medan, terlihat tenang menjelang waktu berbuka puasa. Masjid bersejarah ini setiap Ramadan rutin menyediakan bubur sup pedas khas Melayu untuk jamaah dan masyarakat umum.
JELANG RAMADAN – Suasana halaman Masjid Raya Al Mashun, Medan, terlihat tenang menjelang waktu berbuka puasa. Masjid bersejarah ini setiap Ramadan rutin menyediakan bubur sup pedas khas Melayu untuk jamaah dan masyarakat umum. (TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan)

Tak lengkap membahas masjid bersejarah di Medan tanpa menyebut Masjid Raya Al-Mashun.

Masjid yang berada di Jalan Sisingamangaraja ini merupakan salah satu ikon Kota Medan sekaligus simbol kejayaan Kesultanan Deli.

Pembangunannya dimulai pada 21 Agustus 1906 atas prakarsa Sultan Ma'mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah, penguasa Kesultanan Deli.

Baca juga: Tip Top Bakery, Lebih dari Sekadar Toko Roti yang Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka

Setelah melalui proses pembangunan selama tiga tahun, masjid ini diresmikan pada 10 September 1909.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 02:00 WIB
Portugal
Portugal
VS
Spain
Spanyol
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Belgium
Belgia
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 23:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Egypt
Mesir
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved