TRIBUN WIKI
Balai Yasa Pulubrayan Medan: Jejak Bengkel Kereta Api Warisan Belanda
Balai Yasa Pulubrayan adalah bengkel kereta api tertua di Kota Medan yang sudah ada sejak tahun 1885.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pernah dengar tentang Balai Yasa Pulubrayan?
Ini adalah bengkel kereta api tertua di Kota Medan.
Lokasinya ada di Jalan Bengkel, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.
Bagi banyak orang, mungkin Balai Yasa Pulubrayan ini tidak begitu dikenal.
Baca juga: Sejarah Raja Sisingamangaraja XII di Sionom Hudon, Perjuangan dan Misreri Makamnya
Tapi bagi warga yang tinggal di Pulo Brayan, Balai Yasa Pulubrayan ini bak seolah menjadi penanda tempat di Pulo Brayan.
Ketika orang menyebut nama bengkel, pasti langsung tertuju pada Balai Yasa.
Bangunan ini menjadi saksi sejarah perkembangan kereta api di Kota Medan.
Ada dua versi mengenai keberadaan Balai Yasa Pulubrayan ini.
Versi pertama menyebut bahwa Balai Yasa sudah ada sejak tahun 1885.
Baca juga: Sejarah Pasar Horas Pematangsiantar yang Menjadi Jantung Perdagangan Kota
Beberapa publikasi akademik menyebut bengkel pusat (Centrale Werkplaats) Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) di Pulo Brayan mulai dibangun atau mulai beroperasi sekitar 1885.
Misalnya, laporan kerja praktik Universitas Medan Area yang mengutip penelitian Hamidah & Prayogi (2021) menyebut Balai Yasa Pulubrayan merupakan bengkel kereta api yang dibangun DSM pada tahun 1885.
Versi kedua, Balai Yasa disebut baru dibangun pada 1919.
Baca juga: Jejak Negeri Samurai di Tanah Deli, dari Masa Pendudukan dan Kuburan Jepang Deli Tua
Hal ini merujuk pada arsip sejarah kawasan Pulo Brayan dan penjelasan yang selama ini digunakan PT KAI Divre I Sumatera Utara.
Meski begitu, tapi fakta sejarah mencatat bahwa Balai Yasa sudah melintasi zaman.
Jika mengacu pada tahun 1919, maka usianya kini sudah 107 tahun, sudah lebih dari satu abad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/balai-yasa-pulubrayan-bengkel.jpg)