TRIBUN WIKI

Tikus Kota Vs Tikus Sawah, Mana yang Lebih Berbahaya? Ini Perbedaannya Menurut Penelitian

Perbandingan tikus kota vs tikus sawah terletak pada pola hidup dan habitatnya. Bahkan, tikus kota sering membawa penyakit.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Pinterest/alice
PEMBAWA VIRUS- Tikus adalah hewan pengerat yang seringkali diketahui menjadi pembawa virus. 

Mereka mampu bertahan di lingkungan ekstrem serta cepat beradaptasi dengan racun maupun perangkap.

Penelitian pemetaan infestasi tikus di Asia Tenggara bahkan menyebut kawasan perkotaan dengan curah hujan tinggi dan sanitasi buruk menjadi lokasi paling rawan penyebaran penyakit akibat tikus

Karena itu, tikus kota sering dianggap lebih berbahaya bagi kesehatan manusia dibanding tikus sawah.

Baca juga: Buah Mengkudu Jadi Andalan Petani Usir Hama Tikus di Sawah, Begini Cara Menggunakannya

Ilustrasi tikus masuk ke dalam rumah
Ilustrasi tikus masuk ke dalam rumah (Kompas.com)

Tikus Sawah: Ancaman Besar bagi Pertanian dan Ketahanan Pangan

Berbeda dengan tikus kota, tikus sawah lebih banyak hidup di area pertanian dan jarang masuk ke pemukiman padat.

Jenis ini dikenal sebagai hama utama tanaman padi karena mampu merusak hasil panen dalam jumlah besar.

Tikus sawah biasanya aktif pada malam hari dan berkembang biak sangat cepat saat musim tanam tiba.

Kerugian akibat serangan tikus sawah tidak sedikit karena dapat menyebabkan gagal panen di berbagai daerah pertanian.

Baca juga: Tips Mengusir Tikus, Mulai dari Pakai Garam Hingga Buah Mengkudu dan Jangkrik

Jurnal Online Poltekkes Semarang menyebutkan, bahwa meski dianggap lebih “alami”, tikus sawah tetap dapat membawa penyakit tertentu. 

Namun, risiko penularannya kepada manusia dinilai lebih rendah dibanding tikus kota karena interaksi langsung dengan manusia tidak terlalu intens.

Dalam beberapa penelitian tentang leptospirosis di Indonesia, tikus yang paling banyak ditemukan membawa bakteri penyebab penyakit justru berasal dari area pemukiman dan pasar, bukan area sawah.

Meski begitu, petani tetap disarankan memakai pelindung saat bekerja di sawah untuk menghindari kontak dengan urin tikus yang berpotensi terkontaminasi bakteri.

Mana yang Lebih Berbahaya?

Jika dilihat dari dampaknya terhadap kesehatan manusia, tikus kota cenderung lebih berbahaya karena hidup sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari manusia dan memiliki peluang lebih besar menyebarkan penyakit zoonosis.

Sementara tikus sawah lebih banyak menimbulkan kerugian ekonomi di sektor pertanian.

Karena itu, pengendalian tikus di lingkungan rumah dan pasar menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit seperti leptospirosis dan hantavirus yang kini mulai mendapat perhatian luas.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved