TRIBUN WIKI
Profil Dyastasita Widya Budi, Pejabat Sekjen MPR RI Juri Cerdas Cermat, Punya Utang Rp 117 Juta
Dyastasita Widya Budi adalah pejabat Sekretariat Jenderal MPR RI yang dihujan netizen saat jadi juri acara cerdas cermat.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Dyastasita Widya Budi, atau Dyastasita WB merupakan Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR RI
- Ia jadi sasaran kemarahan warganet karena dianggap tidak adil saat menjadi juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat
- Dyastasita memberikan nilai minus pada peserta, tapi memberi skor tinggi pada peserta lain yang memberi jawaban sama
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok dan profil Dyastasita Widya Budi tengah jadi sasaran amukan warganet.
Dyastasita Widya Budi atau Dyastasita WB, adalah pejabat di Sekretariat Jenderal MPR RI.
Ia jadi cibiran netizen setelah dinilai tidak adil saat menjadi juri dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Baca juga: Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Mantan Ajudan Prabowo di Kopassus Kini Jadi Kepala BAIS
Dari video yang viral di media sosial, peristiwa yang bikin geram warganet tersebut berawal dari sesi tanya jawab saat acara.
Pembawa acara menanyakan seputar mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Namun untuk menjadi anggota BPK, keterkaitan dengan perwakilan daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" tanya juri.
Baca juga: Profil dan Sejarah Bus ALS, 2 Kali Tanggal 6 Mei Selalu Ada Penumpang Tewas
Saat itu, Regu C yang mewakili SMA Negeri 1 Pontianak menekan bel lebih dulu dan menjawab.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," kata peserta wanita dari Regu C.
Merespon jawaban tersebut, Dyastasita Widya Budi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR RI itu lantas memberikan skor minus lima.
Alasannya, karena jawaban Regu C salah.
Baca juga: Profil Dante Sinaga, Eks Pejabat PT Inalum yang Didakwa Merugikan Negara Rp 141 Miliar
Kemudian, Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas mengambil alih jawaban.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," kata perwakilan Regu B.
Anehnya, Regu B malah dapat skor 10.
Padahal jawabannya sama dengan Regu C.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dyastasita-Widya-Budi-atau-Dyastasita-WB.jpg)