Breaking News

TRIBUN WIKI

6 Mei Memperingati Hari Tanpa Diet Internasional, Kampanye Penerimaan Tubuh

Pada tanggal 6 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Diet Internasional, kampanye penerimaan bentuk tubuh.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest
MAKAN BANYAK- Ilustrasi seorang wanita makan banyak makanan yang tersaji di atas meja. 

Dalam dunia kesehatan dan makanan, istilah “diet” sering disalahpahami sebagai hanya soal “makan sedikit” atau “tidak makan sama sekali”.

Padahal, diet sebenarnya adalah cara seseorang mengatur pola makan harian untuk mengatur gizi, mencegah, mengurangi, atau mengobati penyakit.

Baca juga: 25 Agustus Memperingati Hari Apa, Ada Soal Rumah, Pakaian, Hingga Kebijakan Militer

Diet yang baik tidak mengharuskan seseorang kelaparan, melainkan menciptakan keseimbangan antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Di bawah ini dirangkum beberapa mitos dan fakta umum seputar makanan dan diet yang bisa membantu Anda memilih pola makan yang lebih sehat dan realistis seperti dikutip dari Aster Hospitals.

Baca juga: 21 November Memperingati Hari Apa? Ada Tentang Ikan, Pohon dan Juga Televisi

Mitos: Karbohidrat adalah penyebab utama kenaikan berat badan

Banyak orang beranggapan bahwa jika ingin langsung kurus, satu‑satunya cara adalah berhenti makan karbohidrat.

Mereka percaya bahwa dengan menghilangkan nasi, roti, atau mie, berat badan akan turun drastis.

Kenyataannya, tidak semua karbohidrat sama. 

Justru ada jenis karbohidrat yang justru baik untuk kesehatan dan membantu penurunan berat badan.

Fakta: Ada banyak jenis karbohidrat, dan yang sehat biasanya berupa karbohidrat kompleks seperti millet, beras merah, beras cokelat, gandum utuh, dan gandum pecah.

Karbohidrat jenis ini mengandung serat dan dedak yang membuat perut kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebihan.

Membatasi karbohidrat secara drastis justru tidak aman, karena tubuh tetap membutuhkan energi dari sumber ini.

Yang penting adalah mendistribusikan karbohidrat, protein, dan lemak secara seimbang dalam menu harian, bukan menghilangkannya.

Mitos: Makanan “tanpa lemak” atau “rendah lemak” bisa dikonsumsi sebanyak-banyaknya tanpa menambah berat badan

Bungkus yang bertuliskan “low fat” atau “no fat” sering membuat orang merasa aman untuk makan porsi besar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved