TRIBUN WIKI
Mengenal Purnama Flower Moon, Fenomena Astronomis di Bulan Mei 2026
Flower Moon adalah nama bulan purnama yang terjadi setiap Mei, dinamakan demikian karena bertepatan dengan musim bunga mekar.
Ringkasan Berita:
- Pada bulan Mei 2026 terdapat fenomena astonomi, seperti flower moon dan blue moon
- Flower moon terjadi pada 1 Mei 2026, sedangkan blue moon berlangsung pada 31 Mei 2026
- Dua fenomena ini merujuk pada kemunculan bulan purnama
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pada bulan Mei 2026, ada sejumlah fenomena astronomi yang dapat disaksikan oleh masyarakat dunia.
Satu diantaranya adalah fenomena purnama flower moon.
Purnama flower moon adalah nama bulan purnama yang terjadi setiap Mei, dinamakan demikian karena bertepatan dengan musim bunga mekar di belahan Bumi Utara.
Baca juga: Daftar Fenomena Langit atau Fenomena Astronomi April 2026
Namun, di beberapa tempat, fenomena bulan purnama di bulan Mei dinamai berbeda-beda.
Misalnya saja di wilayah Tenggara.
Suku Creek dan Choctaw menyebutnya sebagai "Bulan Murbei."
Buah dari pohon murbei merah asli telah lama dinikmati dalam berbagai bentuk.
Baca juga: Apa Itu Siklon Narelle dan Dampaknya Terhadap Indonesia yang Picu Fenomena Langit Merah di Australia
Sebagai buah kering, sebagai tambahan pada air, dan bahkan dicampur ke dalam roti jagung.
Buah, daun, dan ranting digunakan untuk membuat pewarna dan cabang-cabangnya digunakan untuk membuat busur.
Di wilayah Pasifik Barat Laut, bulan purnama di bulan Mei dikenal oleh suku Kalapuya sebagai "Waktu Mekarnya Camas."
Baca juga: Viral Fenomena Langit Merah di Australia Barat, Siklon Tropis Narelle Jadi Penyebab
The Old Farmer's Almanac menulis, bunga Camas berwarna biru menutupi padang rumput di seluruh Oregon, Washington bagian timur, dan Idaho bagian utara.
Camas telah menjadi sumber makanan utama dalam diet penduduk asli Barat Laut selama berabad-abad.
Ketika bunganya layu dan menghasilkan biji pada bulan Juni dan Juli, penduduk asli akan memanen akar yang kaya nutrisi.
Mereka menyimpan umbi yang lebih besar dan mengembalikan akar yang lebih kecil ke tanah untuk memastikan panen yang baik pada tahun berikutnya.
Baca juga: Hujan Meteor dan Beberapa Fenomena Langit di Tahun 2026
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/flower-moon.jpg)