TRIBUN WIKI

Menggabung Niat Puasa Nisfu Syaban dengan Puasa Qadha Apa Bisa? Ini Penjelasan UAS

Ustaz Abdul Somad mengatakan, bahwa puasa qadha bisa dilakukan di bulan Syaban. Bacaan niatnya cukup satu saja.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/Alhannah Islamic Clothing
BERDOA- Ilustrasi ayah dan dua anaknya sedang berdoa untuk bersiap berbuka puasa. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Memasuki pertengahan bulan Syaban, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa Syaban.

Adapun dalilnya mengacu pada apa yang pernah disampaikan Sasulullah S.A.W kepada para sahabatnya.

Baca juga: Resep Es Kelapa Muda Jelly Love, Sajian Buka Puasa yang Menyegarkan

SAHUR- Ilustrasi sebuah keluarga yang tengah melaksanakan sahur untuk menjalankan ibadah puasa di esok hari.
SAHUR- Ilustrasi sebuah keluarga yang tengah melaksanakan sahur untuk menjalankan ibadah puasa di esok hari. (Pinterest)

Dalil itu merujuk pada satu riwayat yang dicatat oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunan Ibnu Majah, yang berasal dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا. فَإِنَّ اللهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا، فَيَقُولُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مِنْ مُسْتَرْزِقٍ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْر

Artinya, “Jika tiba malam Nisfu Syaban, maka hidupkanlah malamnya dengan ibadah dan berpuasalah di siang harinya. Karena sesungguhnya Allah turun pada malam itu, sejak matahari terbenam ke langit dunia. Lalu Dia berfirman, ‘Adakah orang yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya? Adakah orang yang memohon rezeki kepada-Ku, maka Aku akan memberinya rezeki. Adakah orang yang sedang diuji? Maka Aku akan menyembuhkannya? Adakah begini, adakah begini?’ Hingga terbit fajar,” (HR. Ibnu Majah).

Baca juga: Jadwal Puasa Ramadhan 1447 Hijriah Menurut Muhammadiyah Selama 30 Hari

Atas dalil itu pula, umat muslim kemudian berlomba-lomba mengejar pahala yang sudah dijanjikan oleh Allah S.W.T.

Pada malam Nisfu Syaban, diyakini setiap doa yang disampaikan dengan hati bersih dan niat tulus akan dikabulkan oleh Allah S.W.T.

Selain riwayat di atas, Sayyidah Aisyah menjadi saksi perihal bagaimana Rasulullah sering berpuasa hampir sepanjang bulan Syaban.

Baca juga: Pernah Tinggal Puasa Ramadhan? Segera Qadha di Bulan Syaban Agar Dapat 3 Pahala

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ مَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ مَا يَصُومُ وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

Artinya, “Dari Aisyah, ia berkata: ‘Rasulullah sering berpuasa hingga kami berkata, beliau tidak pernah tidak berpuasa. Dan beliau sering tidak berpuasa hingga kami berkata, beliau tidak pernah berpuasa. Dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa lebih banyak dalam satu bulan daripada yang beliau lakukan di bulan Syaban,” (HR. Bukhari & Muslim).

Hadis dari Imam Ja'far ash-Shadiq menyatakan, bahwa puasa tiga hari di bulan Syaban (termasuk nisfu) akan mendapat ganjaran surga dan syafaat Rasulullah SAW di hari akhir. 

BUKA PUASA- Ilustrasi keluarga kecil sedang bersiap untuk menyantap menu buka puasa.
BUKA PUASA- Ilustrasi keluarga kecil sedang bersiap untuk menyantap menu buka puasa. (Pinterest/rawpixel)

Baca juga: Libur Sekolah Februari 2026, Ada Imlek dan Puasa Ramadhan

Oleh karena itu, melaksanakan puasa Syaban sangatlah penting bagi umat Islam.

Bagi kamu yang ingin melaksanakan puasa Syaban, berikut ini adalah bacaan niat puasa Nisfu Syaban.

Bacaan niat puasa Nisfu Syaban

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnati Sya'bana lillaahi ta'aalaa

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved