Kalender Jawa

Kalender Jawa Weton Kamis Wage 22 Januari 2026, Jangan Terlalu Sembrono

Weton Kamis Wage 22 Januari 2026 disarankan untuk tidak terlalu sembrono dalam mengerjakan sesuatu.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest
WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit yang merupakan kesenian masyarakat Jawa. Pertunjukan ini sebagai hiburan yang berisi pesan moral. 

Ringkasan Berita:
  • Kalender Jawa weton Kamis Wage 22 Januari 2026 bertepatan dengan 2 Ruwah 1959 Dal
  • Jumlah neptunya hari ini senilai 12
  • Neptu tersebut merupakan kombinasi dari Kamis 8 dan Wage 4
  • Arah keberuntungannya ada di Timur dan Barat

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Menurut kalender Jawa weton Kamis Wage 22 Januari 2026, hari ini bertepatan dengan 3 Ruwah 1959 Dal atau 3 Syaban 1447 Hijriah.

Jumlah neptunya hari ini senilai 12.

Neptu tersebut bersumber dari kombinasi Kamis 8 dan Wage 4.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Rabu Pon 21 Januari 2026, Waspada Jangan Angkuh

WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan atau penampilan wayang kulit yang merupakan peninggalan masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan atau penampilan wayang kulit yang merupakan peninggalan masyarakat Jawa. (Pinterest/Johanes Setiawan)

Hari ini, termasuk dalam wuku Medangkungan.

Orang dengan weton Kamis Wage pada wuku Medangkungan dikenal baik hati, cerdas dan bertanggungjawab.

Mereka juga adil ketika ditunjuk menjadi pemimpin.

Hanya saja, sifat negatifnya seperti keras kepala susah untuk dihilangkan.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Selasa Pahing 20 Januari 2026, Hindari Keluar Rumah di Malam Hari

Mereka kadang sering terlibat adu argumen dengan orang lain.

Weton Kamis Wage pada wuku Medangkungan sulit untuk menerima pendapat orang lain.

Jika sudah merasa benar, maka pendapat orang lain sulit untuk diterima.

Hal ini yang kadang membuat citra weton Kamis Wage dalam wuku Medangkungan menjadi buruk.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Senin Legi 19 Januari 2026, Waspadai Fitnah!

Padahal, di lain sisi, weton Kamis Wage ini lebih banyak memiliki sifat positif.

Misal, mereka juga tergolong orang yang setia dan tidak mau melakukan perselingkuhan.

Ketika berada di sebuah lingkungan sosial, pendapatnya seringkali dipakai.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved