TRIBUN WIKI

SOSOK Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ulama Sepuh yang Tandatangani Risalah Mundurnya Gus Yahya 

KH Miftachul Akhyar adalah seorang ulama senior dan tokoh Islam Indonesia yang lahir pada 30 Juni 1953.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
multimedia_kh_miftachul_akhyar
ULAMA SEPUH- KH Miftachul Akhyar adalah ulama sepuh yang juga tokoh di Nahdlatul Ulama (NU). Saat ini KH Miftachul Akhyar menjabat sebagai Rais Aam PBNU. 

Ringkasan Berita:
  • KH Miftachul Akhyar adalah Rais Aam PBNU
  • Beliau merupakan ulama sepuh yang cukup dihormati
  • KH Miftachul Akhyar putra kesembilan dari 13 bersaudara dari KH Abdul Ghoni
  • Pada November 2025, KH Miftachul Akhyar ikut menandatangani risalah desakan mundur terhadap Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum PBNU
  • Kabar ini kemudian mengguncang internal PBNU

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok KH Miftachul Akhyar tengah jadi sorotan luas masyarakat Indonesia.

KH Miftachul Akhyar adalah Rais Aam PBNU.

Rais Aam PBNU adalah jabatan tertinggi dalam struktur kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU), dikenal juga sebagai Ketua Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Rais Aam berfungsi sebagai pemimpin tertinggi di jajaran syuriyah PBNU dan memiliki kewenangan membuat keputusan kolektif yang bersifat mengikat dan harus ditaati oleh seluruh anggota organisasi.

Baca juga: Profil Ronny Pasla, Kiper Timnas Indonesia yang Gagalkan Tendangan Pele Meninggal Dunia Usia 79

Tugas utama Rais Aam meliputi mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan keputusan muktamar dan kebijakan umum PBNU, memimpin serta mengawasi tugas-tugas pengurus besar syuriyah, dan bersama Ketua Umum PBNU menandatangani keputusan strategis, serta membatalkan keputusan yang bertentangan dengan AD/ART NU.

Secara singkat, Rais Aam PBNU bertanggung jawab sebagai penjaga moral, arahan, dan pelaksana utama keputusan dalam organisasi Nahdlatul Ulama, memastikan bahwa seluruh kegiatan dan kebijakan berjalan sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

Posisi ini sangat penting sebagai pemimpin spiritual dan pengarah utama bagi para ulama dan pengurus PBNU dalam menjalankan visi dan misinya.

KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU
KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU (NU online)

Baca juga: Mengenal Ikhwanul Muslimin, Organisasi yang Dicap Terosis Asing oleh Donald Trump Karena Israel

Karena posisi Rais Aam PBNU begitu sangat penting, KH Miftachul Akhyar pun sangat dihormati.

Oleh karena itu, ketika KH Miftachul Akhyar menandatangani risalah rapat harian Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang isinya mendesak agar Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mundur dari jabatan Ketua PBNU, suasana pun riuh.

Namun, Gus Yahya sudah menegaskan bahwa dia tidak akan mundur dari jabatannya saat ini.

"Sama sekali tidak pernah terbesit dalam pikiran saya untuk mundur dari Ketua Umum PBNU.

Saya mendapat mandat 5 tahun memimpin NU, karena itu akan saya jalani selama 5 tahun, insyā Allāh saya sanggup.

Terkait dengan edaran Risalah Harian Syuriah PBNU yang akan memundurkan Ketua Umum, maka saya tandaskan, menurut konstitusi AD/ART tidak berwenang untuk memberhentikan Ketua Umum," tulis Gus Yahya di akun Instagram pribadinya.

Baca juga: SOSOK Kiandra Ramadhipa, Pebalap Muda Indonesia Tempati Posisi 5 di ETC 2025

Sosok KH Miftachul Akhyar

KH Miftachul Akhyar adalah seorang ulama senior dan tokoh Islam Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved