TRIBUN WIKI
Hasi Nifolasara, Peti Jenazah para Bangsawan di Nias Berkepala Lasara
Hasi Nifolasara adalah peti jenazah tradisional khas masyarakat bangsawan (si’ulu) di Nias Selatan yang berbentuk seperti perahu
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pulau Nias dihuni masyarakat yang hidup mandiri sejak berabad-abad yang lalu.
Kebudayaan mereka yang masih terjaga keasliannya dari pengaruh luar telah memikat wisatawan mana pun yang menyambanginya.
Dalam bahasa setempat, orang Nias menamakan diri mereka sebagai ono niha, di mana ono artinya anak atau keturunan, sedangkan kata niha memiliki arti manusia.
Baca juga: Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, Sultan Termuda
Pulau Nias kadang disebut juga sebagai tanö niha, di mana kata tanö bermakna tanah.
Dalam tatanan sosial masyarakat Nias, mereka mengenal istilah kasta.
Dikutip dari id.scribd.com yang berisi skripsi tentang Arsitektur Tradisional Nias Selatan, di pulau Nias dikenal adasistem kasta (12 tingkatan Kasta).
Dimana tingkatan kasta yang tertinggi adalah "Balugu".
Untuk mencapai tingkatan ini, seseorang harus mampu melakukan pesta besar dengan mengundang ribuan orang dan menyembelih ribuan ekor ternak babi selama berhari-hari.
Baca juga: Sejarah Bangunan Balai Kota Lama Medan yang Kini Jadi Hotel Grand City Hall Medan
Rincian Kasta
Adapun beberapa rincian kasta yang terdapat di Pulau Nias antara lain :
a) Si’ulu (Balugu/Salaŵa), yaitu: golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan tertinggi secara turun-temurun, akan tetapi pengukuhannya melalui proses pelaksanaan pesta kebesaran (Owasa/Fa’ulu).
Bangsawan yang telah memenuhi kewajiban adatnya melalui proses Owasa/Fau’ulu disebut Si’ulu Si Ma’awai danmenjadi Balö Zi’ulu yaitu bangsawan yang memerintah;
b) Ere, yaitu: para pemimpin agama kuno.
Baca juga: Sejarah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo yang Sudah Berdiri Satu Abad yang Dilaporkan Ambruk
Sering juga, oleh karena kepintaran seseorang dalam hal tertentu, maka dia disebut Ere.
Umpamanya Ere Huhuo, yaitu seseorang yang sangat pintar dalam berbicara terutama menyangkut adat-istiadat.
Secara garis besar terdapat 2 (dua) macam ere, yaitu: Ere Börönadu dan Ere Mbanua;
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Hasi-Nifolasara.jpg)