Sumut Terkini
Jasad Warga Binjai yang Wafat di Kamboja Ditindaklanjuti KBRI, Keluarga Butuh Biaya Pemulangan
Namun Kiki menjelaskan saat ini keluarga mengalami kendala terkait biaya pemulangan yang ditaksir hingga ratusan juta rupiah.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kiki Tresia sedikit bernapas lega. Pasalnya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) telah menindaklanjuti atas wafat suaminya Rasdy Fauzi di kos-kosannya yang berada di Poipet Kamboja.
Namun Kiki menjelaskan saat ini keluarga mengalami kendala terkait biaya pemulangan yang ditaksir hingga ratusan juta rupiah.
"Hari ini pihak KBRI ada menghubungi saya. Dan mereka sempat nanyakan biaya untuk mengurus kepulangan jenazah suami saya (Rasdy Fauzi) dari Kamboja," ujar Kiki saat dihubungi wartawan, Rabu (6/5/2026) sore.
Gitupun Kiki menjelaskan, ia meminta waktu ke KBRI untuk melakukan rembuk keluarga terkait biaya pemulangan jenazah.
"Saya bilang, biar kami rembukkan dulu dengan keluarga. Kita tau, untuk biaya bawa pulang jenazah suami saya tidak kecil, butuh uang yang banyak," ucap Kiki.
"Dengan kehidupan saya seperti ini mana mungkin sanggup," sambungnya.
Kiki menambahkan, para Rabu pagi petugas Dinas Sosial Kota Binjai telah menyambangi rumahnya.
"Pagi tadi ada petugas dari Dinas Sosial Binjai datang ke rumah. Dan kemudian saya ditelepon petugas Dinas Sosialnya, saya bilang tetap minta jenazah suami saya dipulangkan ke Indonesia. Mereka bilang dana dari Dinas Sosial enggak cukup, tapi coba dirapatkan," kata Kiki.
Meski demikian, Kiki berharap kepada pemerintah dan orang-orang baik di republik ini, agar dapat membantu kepulangan jenazah suaminya.
"Sampai detik ini saya dan keluarga sangat menginginkan jasad suami saya bisa dibawa pulang ke tanah air," ujar Kiki.
Dikabarkan sebelumnya, karena tuntutan ekonomi, Rasdy Fauzi (39) warga Jalan Nenas, Gang Nenas I, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, harus berangkat ke Kamboja untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Namun setelah satu tahun tiga bulan, tepatnya pada Minggu (3/5/2025) Rasdy meninggal dunia di kos-kosannya yang berada di Poipet, Kamboja.
Kepergian Rasdy membuat istrinya Kiki Tresia (30) kian terpukul. Pasalnya tahun lalu anak pertama hasil pernikahannya pada tahun 2019 silam, juga meninggal dunia.
Hal ini diungkapkan oleh Kiki saat diwawancarai wartawan dirumah duka di Jalan Nenas.
"Awal mula suami saya ini kerja di Kota Binjai sebagai sales dan habis kontrak pada tahun 2025 lalu. Dan kalau mau masuk kerja lagi, kontraknya pada tahun ini. Dan empat bulan nganggur, akhirnya dia memutuskan berangkat ke Kamboja," ujar Kiki, Selasa (5/5/2026).
| Rumah Jurnalis di Patumbak Disatroni Maling, Motor Nyaris Hilang, Motor Tetangga Dibawa Kabur |
|
|---|
| Sepeda Motor Karyawan PNM Raib Digondol Maling di Hamparan Perak, Aksi Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
| Gubsu Bobby Nasution Minta BPJS Kesehatan Tindak Tegas RS Penolak Pasien |
|
|---|
| Gubsu Bobby Nasution Salurkan Hasil Pajak Rokok Triwulan I Rp 443 M ke Kab/Kota via Skema Bagi Hasil |
|
|---|
| Kejati Sumut Periksa Oknum Jaksa di Madina Kasus Perzinahan dengan Calon ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/WAFAT-Kiki-Tresia-saat-menunjukkan-foto.jpg)