Berita Medan

Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor, Pelaku Masih Pelajar Ternyata Sudah Lima Kali Jadi "Tukang Petik"

Aksinya yang dilakukan di kawasan padat penduduk itu, terjadi di Jalan B.Z. Hamid Gang Suci, Kelurahan Titi Kuning.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
IST
PELAJAR PELAKU CURANMOR - Pelaku aksi tindak pidana Curanmor, diamankan di Polrestabes Medan, belum lama ini. Pelaku yang masih pelajar SMA ini, diketahui sudah lima kali jadi eksekutor Curanmor alias tukang petik. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pelajar di Kota Medan terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pelajar berinisal AM yang masih berusia 16 tahun itu, ditangkap tim Satreskrim Polrestabes Medan usai aksinya melakukan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) berhasil terendus. 

Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, adapun aksi Curanmor yang dilakukan oleh pelajar tingkat SMA ini terjadi pada Selasa (21/4/2026) lalu sekitar pukul 10.35 WIB.

Aksinya yang dilakukan di kawasan padat penduduk itu, terjadi di Jalan B.Z. Hamid Gang Suci, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. 

"Pelaku ini sempat viral terekam CCTV melakukan aksi Curanmor di kawasan Kecamatan Mddan Johor. Saat terekam kamera, yang bersangkutan memang mengenakan seragam sekolah," ujar Adrian, Selasa (5/5/2026). 

Usai mendapatkan laporan tentang viralnya rekaman aksi Curanmor itu, Adrian menjelaskan pihaknya langsung melakukan pengembangan.

Setelah dilakukan penyelidikan mulai dari mengumpulkan keterangan saksi dan mengecek CCTV, tim Satreskrim berhasil mendeteksi keberadaan pelaku. 

Katanya, dari hasil penyelidikan tim Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengamankan pemuda tersebut pada Kamis (30/4/2026) lalu sekitar pukul 22.40 WIB.

Dririnya mengaku, pelaku diamankan di rumahnya yang terletak di Jalan Turi Pasar V Glugur Rimbun, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.


"Pelaku kita amankan di kediamannya di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang," ucapnya. 


Ketika ditanya apakah pelaku memang merupakan pelajar karena dalam CCTV ia terekam mengenakan seragam sekolah, Adrian tak menampik hal tersebut. Dirinya menjelaskan, pelaku juga memang sengaja melakukan aksi Curanmor dengan modus mengelabui korbannya seolah-olah pelajar yang sedang bertanya alamat. 


"Iya benar (pelajar), masih SMA," katanya. 


Meskipun masih berusia remaja, namun ternyata saat dilakukan intergrasi remaja itu mengaku sudah melakukan aksi serupa sebanyak lima kali. Di antaranya, di kawasan parkiran Salon di Jalan Brigjen Katamso, di parkiran Masjid J. City, di kawasan Kecamatan Deli Tua , dan dua kali di Jalan Brigjen Katamso. 


"Cukup sering, pengakuannya sekitar lima kali," katanya. 


Ditanya perihal peran pelaku, ia menjelaskan jika pada saat melakukan aksinya terkadang pelaku modus bertanya alamat maupun langsung membawa sepeda motor incarannya. Selama beraksi, pelaku diketahui memiliki peran sebagai eksekutor (tukang petik) sepeda motor korban. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved