Sumut Terkini
Masyarakat Nilai Pemerintah Tutup Mata Soal Jalan Buntu Pane yang Sudah Puluhan Tahun Rusak
Jalan yang tak kunjung dibangun sejak 1992 ini menjadi objek kemarahan warga yang setiap hari merasakan abu.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Kumulatif kemarahan warga terhadap jalan yang tak kunjung diperbaiki akhirnya tumpah di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Senin (27/4/2026).
Jalan yang tak kunjung dibangun sejak 1992 ini menjadi objek kemarahan warga yang setiap hari merasakan abu.
Aan Maulana, Kordinator lapangan mengaku jalan yang diperkirakan sepanjang tiga kilometer itu tidak pernah diperbaiki sejak puluhan tahun lalu.
"Jalan ini pertamakali di bangun pada tahun 1992, dari itu, ga pernah lagi di perbaiki. Sampai hari ini, kami masyarakat merasakan makan abu, dan kalau hujan seperti kubangan sapi," kata kordinator aksi, Aan Maulana.
Katanya, masyarakat juga memiliki hak untuk menuntut perbaikan jalan karena masyarakat selalu taat membayar pajak.
"Kami masyarakat bayar pajak, jadi mohonlah bapak Bupati, Gubernur, lihat juga jalan kami ini. Wakil Gubernur ini anak Asahan, tapi kok ga melihat kondisi kami disini," katanya.
Sebab, menurutnya saat ini masyarakat merasa khawatir saat melintasi jalan rusak tersebut. Terlebih, anak sekolah yang sering melintasi untuk menuntut ilmu.
"Ketika masyarakat yang hendak beraktivitas ke Kota Kisaran, khawatir terjatuh. Kami hidup penuh dengan kekhawatiran," katanya.
Selain itu, ia juga mengaku pemadam kebakaran dan ambulans sering terlambat menjemput pasien.
"Ini sangat luar biasa. Kami menuntut jalan ini segera diperbaiki atau kami akan menginap di jalan ini," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)
Asahan
| Masyarakat Kesal Tanah Seluas 8 Hektar Terkikis Aliran Sungai Berubah, Akibat Galian C di Langkat |
|
|---|
| Mantan Kepala BPN Sumut sebut Pemberian Hak Tak Wajibkan Penyerahan 20 Persen |
|
|---|
| Pakai Kursi Roda, Korban Dugaan Malapraktik Pengangkatan Rahim RS Swasta di Medan Lapor ke Polda |
|
|---|
| 140 Saksi Diperiksa Marathon oleh Jaksa dalam Kasus Bimtek BUMDes Simalungun Tahun 2025 |
|
|---|
| Sering Penuh, Dishub Siantar Jajaki PT KAI Tambah Gerbong Bisnis-Eksekutif untuk Kereta Sireks |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Masyarakat-tutup-akses-Jalan-Besar-Sei-Silau.jpg)