Targetkan Realisasi PKB Rp 1,8 Triliun, Apresiasi Masyarakat yang Taat Bayar Pajak dengan Hadiah

masih banyak tantangan  untuk meningkatkan realisasi PKB, satu diantaranya minimnya kesadaran masyarakat untuk wajib membayar pajak.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, Sutan Tolang Lubis saat diwawancarai di kantornya. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, Sutan Tolang Lubis mengatakan, target realisasi pajak tahun 2026 capai Rp 1,8 triliun. 

Dijelaskannya, target  realisasi pajak ini meningkat dibanding tahun lalu sebeesar Rp 1,6 triliun. 

Dikatakannya,target realisasi ini difokuskan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang diharapkan tahun ini bisa terealisasi.

"Jadi target realisasi pajak 2025-2026 tentu terjadi peningkatan target penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan diharapkan realisasinya semakin meningkat," ucapnya, Selasa (21/4/2026).

Diterangkannya, realisasi  PKB triwulan pertama  mulai Januari - 19 April 2026 mencapai Rp 379,8 miliar.

"Maka dari itu, saat ini kita fokus untuk mengejar target realisasi itu agar tercapai. Salah satunya mengadakan kegiatan Gebyar Pajak," ucapnya. 

Diakuinya, masih banyak tantangan  untuk meningkatkan realisasi PKB, satu diantaranya minimnya kesadaran masyarakat untuk wajib membayar pajak.

Baca juga: Menkeu Purbaya Bakal Terapkan Pajak Jalan Tol Melalui Pemungutan PPN

"Tantangannya itu meningkatkan kesadaran masyarakat makanya kita selalu lakukan langkag-langkah. Jika tahun sebelumnya pemutihan, maka tahun ini lebih kepada memberi keringanan," ucapnya. 

Menurutnya, program pemutihan pajak kendaraan membuat masyarakat lebih menunda  pembayaran pajak.

"Tahun ini kita akan apresiasi masyarakat yang taat bayar pajak dengan beragam hadiah. Dan mudah-mudahan ini bisa terealisasi dengan baik," jelasnya.

Siapkan Call Center Antisipasi Penipuan 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, Sutan Tolang Lubis mengatakan, tahun ini pihaknya menggelar Gebyar Pajak tahun 2026. Hal ini dilakukan untuk mengapresiasi masyarakat yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu. 

Dijelaskan Sutan, saat ini belum ada wacana untuk menggelar pemutihan pajak seperti tahun-tahun sebelumnya. Dikarenakan, kegiatan itu mendorong masyarakat untuk malas membayar PKB-nya. 

Untuk itu, kata Sutan, Pemprov Sumut mengadakan Gebyar Pajak Sumut tahun 2026. Tujuannya, agar masyarakat lebih taat dan tepat waktu saat pembayaran.

"Sejauh ini belum ada wacana pemutihan pajak. Tetapi kita ganti dengan Gebyar Pajak Sumut. Kita fokus pada kegiatan ini. Karena kalau kita adakan pemutihan pajak, itu sama saja kita membuat masyarakat untuk menunda pembayaran pajak," jelasnya saat diwawancarai di kantornya, Senin (20/4/2026).

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, mereka memberikan 3.837 hadiah untuk mereka yang bayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

"Hadiahnya mulai dari voucher minyak Rp 1 juta, voucher belanja di Indomaret, mobil Innova reborn, paket umrah/wisata religi, motor, Iphone 17, Samsung Zfold, Samsung Galaxytab S10, emas batangan, dan PS5," tuturnya. 

Diterangkannya, Gebyar Pajak Sumut 2026, merupakan progran undian pajak kendaraan yang diperuntukkan kepada seluruh masyarakat Sumut yang telah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahun ini.

"Ini akan digelar pada akhir tahun 2026. Namun akan ada undian per triwulan. Untuk triwulan pertama akan diumumkan pada 10 Mei 2026 di Kebun Bunga," ucapnya.

Untuk triwulan I yang sudah terdata membayar pajak, kata Sutan, berjumalh 388.221 peserta. 

"Artinya masih ada besar kemungkinan mereka akan mendapatkan hadiah nanti. Jika pun tidak dapat di triwulan pertama. Masih ada satu kali undian di Gebyar Pajak 2026 akhir tahun nanti," katanya 

Untuk antisipaasi adanya penipuan dan lain-lain, mereka memiliki layanan call center. 
"Kita sediakan layanan call center 081168833668 dan website resmi kita juga di sana ada update informasi. Serta ada instagram resmi khusus Gebyar Pajak yang bisa dilihat untuk informasi terbarunya," tutupnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved