Sumut Terkini

Cerita Santi Sinaga, Sediakan Wadah Talenta Muda Kembangkan Bakat Modeling Lewat Batia Wonderfest

Dengan pembagian tersebut, para peserta dapat berkompetisi sesuai kelompok usia dan kemampuan masing-masing.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
MODELLING- Founder Batia Wonderfest, Santi Sinaga berfoto bersama para peserta usai penyelenggaraan ajang modeling Batia Wonderfest di Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi wadah talenta muda mengembangkan bakat, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap budaya lokal. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Berangkat dari keinginan menghadirkan ruang positif bagi generasi muda, Santi Sinaga membangun ajang kompetisi modeling bernama Batia Wonderfest di Sumatera Utara.

Melalui kegiatan tersebut, ia ingin memberikan wadah bagi anak-anak hingga remaja untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri di bidang modeling serta seni penampilan.

Menurut Santi Sinaga, banyak anak muda di Sumatera Utara memiliki potensi besar, namun belum semuanya memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Batia Wonderfest hadir sebagai tempat bagi generasi muda untuk belajar tampil, percaya diri, dan berani menunjukkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ajang ini tidak sekadar berfokus pada kompetisi modeling, tetapi juga membawa misi pembinaan talenta muda secara berkelanjutan. Karena itu, kegiatan tersebut digelar secara rutin agar peserta memiliki kesempatan terus berkembang dari tahun ke tahun.

Dalam setiap penyelenggaraan, Batia Wonderfest menghadirkan berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga remaja. Peserta dibagi dalam kategori Anak A usia 4 hingga 8 tahun, Anak B usia 9 hingga 12 tahun, serta Remaja usia 13 hingga 20 tahun.

Dengan pembagian tersebut, para peserta dapat berkompetisi sesuai kelompok usia dan kemampuan masing-masing.

Menariknya, Batia Wonderfest juga memadukan unsur etnik Sumatera Utara sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal. Para peserta didorong tampil percaya diri sekaligus membawa identitas daerah melalui konsep busana dan penampilan.

“Anak-anak muda perlu mengenal budaya sendiri. Kami ingin mereka tampil modern, tetapi tetap bangga dengan akar budayanya,” kata Santi Sinaga.

Ajang ini telah diikuti peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Antusiasme peserta disebut terus meningkat seiring bertambahnya minat generasi muda terhadap dunia modeling dan industri kreatif.

Ke depan, Santi Sinaga berharap Batia Wonderfest dapat terus berkembang dan menjadi ruang lahirnya talenta-talenta muda Sumatera Utara yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

“Harapannya, semakin banyak anak-anak dan remaja yang berani bermimpi, percaya diri, dan terus mengasah bakatnya,” pungkasnya.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved