Terapkan WFA/WFO untuk Hemat BBM, Gubernur Respon Imbauan Presiden Prabowo  

untuk menghemat BBM, pihaknya akan menerapkan sistem kerja Work Form Anywhere (WFH) atau pun Work Form Home (WFH).

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Bobby Terapkan WFA/WFO-Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai usai melepas 440 pemudik gratis di KAI Medan, Senin (16/3/2026). Bobby bakal terapkan WFA/WFH mulai hari ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution merespon soal Presiden Prabowo Subianto untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) imbas dari perang antaran Iran-Israel.

Menurut Bobby Nasution, permintaan Prabowo untuk menghemat BBM itu bukan untuk masyarakat melainkan untuk penggunaan operasional pemerintahan. Ia sudah memutuskan beberapa solusi  untuk melanjutkan instruksi Presiden tersebut.

"Pak presiden bilang untuk kegiatan operasional kantor, ya. Saya bukan secara masyarakat umum, tapi untuk kegiatan operasional perkantoran," jelasnya usai melepas 440 pemudik gratis Pemprov Sumut di Stasiun Kereta  Api Medan, Senin (16/3/2026).

Diterangkannya, untuk menghemat BBM, pihaknya akan menerapkan sistem kerja Work Form Anywhere (WFH) atau pun Work Form Home (WFH).

"Sudah (diterapkan). Rumusnya juga sudah kita dapatkan, itu nanti 50 persen dari pemerintahan masuk, 50 persen nanti WFH, ya. Ya, WFA untuk terus nanti WFH dan WFA mulai dari hari ini," ucapnya.

Diterangkannya, untuk pekerja  perkantoran pun diharapkan bisa mengikuti  sistem kerja WFH dan WFA.

Baca juga: Prabowo Minta Kaji Skenario Pengurangan Hari Kerja untuk Hemat BBM, Bobby: Bakal Terapkan WFA/WFO

"Bagi perkantoran yang mungkin kerjanya bagi pemerintahan sudah kerjanya di take office, mungkin bisa WFH atau WFA," tuturnya

Namun, kata Bobby, untuk pemerintah yang kerja di bidang pelayanan akan tetap melaksanakan kerja di kantornya.

"Tapi, yang layanan-layanan ke masyarakat, layanan kependudukan.  Di situ, kayak apa namanya, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, itu tetap diminta berada di lapangan," jelasnya.

Diakui Bobby, hemat BBM ini dilakukan karena ada peperangan antaran Iran-Israel. Yang mengakibatkan Selat Hormuz aktivitasnya lebih ketat dibanding sebelumnya.

"Ya, kemarin kan sudah disampaikan, ya. Kita sama-sama tahu dampaknya, karena ada selat Hormuz, yang bagian dari otoritas dari Iran itu agak sulit. Lihat kapal Pertamina, ada yang sudah lewat, ada juga yang masih di sana. Tapi kita yakini, pemerintahan pasti punya solusi," ucapnya.

Menurutnya, dengan posisi saat ini, penghematan perlu dilakukan di setiap pemerintahan.

"Pak Presiden orang yang punya seribu solusi, kami rasa, dan pasti memahami, walau pun harus penghematan di sisi kita," ucapnya.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Prabowo Subianto, meminta anak buahnya mengkaji skenario penerapan kerja dari rumah atau work from home (WFH) dan pengurangan hari kerja guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Perintah itu Prabowo sampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved