Sumut Terkini
Penyebab Molornya Jadwal Warga Batangtoru Masuk Huntap, Bupati Tapsel Sampai Datang Malam-malam
Ia menjelaskan, memang sudah ada penjadwalan bahwa 15 Maret 2026 warga korban banjir DAS Batangtoru akan masuk ke huntap.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com, BATANGTORU - Minggu (15/3/2026) warga korban banjir bandang di dearah aliran sungai (DAS) Batangtoru dijadwalkan akan menempati hunian tetap (huntap) yang dibangun di Dusun Tamansari, Hapesong Baru, Tapanuli Selatan.
Beragam kesiapan sudah dilakukan. Mulai dari percepatan pembangunan sebanyak 227 huntap, hingga verifikasi final dan pengundian nomor huntap yang dilakukan Yayasan Tzu Chi Indonesia di Kantor Camat Batangtoru pada Kamis (12/3/2026) kemarin.
Namun hingga Senin (16/3/2026) jadwal warga menempati huntap molor.
Memang, listrik sudah terpasang, dan 150 dari 227 huntap sudah bisa ditempati, tapi penjadwalan warga menempati huntap belum dilakukan.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan datang ke huntap pada pukul 20.15 WIB Minggu malam ke lokasi huntap ini.
Ia datang bersama wakilnya, Jafar Ritonga serta anggota DPRD Tapsel dari Partai Gerindra Rocky Gultom.
Di tempati ini, Gus Irawan berdiskusi termasuk soal jembatan kecil untuk memasukkan sepeda motor dari parit yang dibangun di depan huntap.
Ia menjelaskan, memang sudah ada penjadwalan bahwa 15 Maret 2026 warga korban banjir DAS Batangtoru akan masuk ke huntap.
"Tadinya kami coba siap, memang tidak seluruhnya bisa siap. Karena memang sebetulnya kontraknya sampai dengan 5 Mei 2026," kata Gus Irawan.
Ada sebanyak 227 huntap yang sedang dibangun untuk warga di lokasi ini. Sebanyak 150, kata Gus Irawan, sudah bisa siap huni.
"Tapi kami berkomitmen untuk mengejarkan supaya kalaupun tidak secara total bisa digunakan oleh masyarakat penerima manfaat sebelum lebaran. Ya, seberapa yang bisa dikejar," ujarnya.
Kepercayaan warga
Menurut Gus Irawan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat korban banjir umumnya bersuku Jawa tidak baik masuk rumah saat bulan puasa.
"Ada rupanya di semacam di kepercayaan di Jawa itu di hari besar. Apa namanya, punggahan puasa itu kurang baik katanya untuk mereka masuk rumah.
Tapi mereka sudah diundi nomor rumah. Mereka datang juga ke sini untuk membersihkan, untuk menata perabotan itu kan ada sofa, ada meja tamu, ada meja makan, ada dua tempat tidur kasur," jelasnya.
| Hoiruddin Hasibuan Terpilih Aklamasi, PAPPSI Siap Gas Transformasi Tabagsel |
|
|---|
| Kajari Karo dan Tiga Jaksa Diperiksa Kejagung terkait Kasus Amsal Sitepu |
|
|---|
| Penabrak Gadis 19 Tahun yang Tewas di Siantar Ternyata Oknum Polisi Pangkat Briptu |
|
|---|
| Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Tebingtinggi Tahun 2026 Tembus Rp 5,3 Miliar |
|
|---|
| Banyak Fasilitas yang Belum Layak, Gubsu Bobby Minta Pemko Medan Benahi Lapangan Kebun Bunga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Tapsel-Gus-Irawan-punggahan-bersama-warga-korban-banjir-1.jpg)