Sumut Terkini

Pemprov Sumut Hadirkan Website Pasada untuk Update Program Prioritas dan Bencana 

Data tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Screenshot website
Website Pasada- Screenshot website Pasada yang sudah aktif dan bisa dilihat masyarakat secara terbuka, Minggu (15/3/2026). Website ini menampilkan sistem satu data secara keseluruhan untuk program prioritas Gubsu Bobby dan Wagubsu Surya serta update bencana Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal Anjungan Satu Data Daerah (Pasada).

Data tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami bersama Dinas Kominfo sudah mengembangkan portal www.pasada.sumutprov.go.id. Portal ini mengintegrasikan dan menyatukan semua data, termasuk kondisi bencana yang sudah ditampilkan dan bisa diakses melalui dashboard kebencanaan di portal ini,” jelasnya, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, portal tersebut tidak hanya memuat data BPS, tetapi juga menggabungkan berbagai data dari dinas, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan.

Seluruh data telah ditransformasikan agar lebih menarik dan mudah diakses oleh pengguna layanan.

“Untuk data bencana ini sangat penting agar kita bisa memastikan kalau pada saat bencana kita sudah siap untuk mengecek infrastruktur yang rusak, sekolah yang roboh dan sebagainya. Sehingga data ini sangat mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang terjadi di Sumut,” ucapnya.

Menurutnya, portal Pasada dibangun untuk mengintegrasikan berbagai sumber data sehingga dapat memperkuat pengelolaan data secara terpadu, akurat, dan real time.

"Terutama terkait ketersediaan data kebencanaan guna meningkatkan kecepatan respons serta efektivitas penanganan bencana di Sumut," jelasnya.

Dikatakannya, portal ini tidak hanya memuat data dampak bencana terbaru di Sumut, tetapi juga menyajikan data dampak bencana periode 2020–2023.

"Data yang tersedia meliputi jumlah korban, kerusakan infrastruktur seperti rumah, lahan pertanian, ternak, hingga fasilitas umum. Portal tersebut terbuka dan dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, akademisi, hingga media," katanya 

Selain itu, lanjutnya BPS Sumut juga telah melakukan pemetaan terhadap UMKM yang terdampak bencana melalui ground check saat pendataan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami juga sudah mentracking bangunan usaha yang rusak, yang masih beroperasi ataupun yang sudah tidak ada. Semua sudah kami kunjungi saat ground check di daerah bencana seperti Tapteng dan Tapsel. Data ini nantinya akan kami jadikan pedoman untuk sensus ekonomi 2026,” ucapnya.

Diterangkannya, selain data tunggal kebencanaan, portal Pasada juga mengembangkan dashboard data pengguna narkoba di Sumut.

“Dashboardnya sudah kita kembangkan, di mana sumber datanya nanti dari pihak keamanan seperti Babinsa dan Babinkamtibmas yang mengetahui persis bagaimana korban narkoba dengan mapping di wilayah desa. Jadi tools-nya disiapkan BPS, operasionalnya nanti oleh BNN provinsi,” kata Asim.

Ia berharap melalui portal tersebut seluruh data penting dapat terintegrasi sehingga dapat dianalisis untuk kebutuhan perencanaan pembangunan Sumut yang berbasis data.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved