Bobby Minta KSAD Maruli Perbanyak Membangun Jembatan Bailey 

Jembatan yang dibangun oleh TNI AD itu memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter, dengan kapasitas hingga 10 ton

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
JEMBATAN BAILEY - Gubernur Sumut Bobby Nasution meresmikan Jembatan Bailey bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Desa Silfalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (10/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Maruli Simanjuntak untuk memperbanyak membangun jembatan bailey di Kepulauan Nias.

Menurut Bobby, perlunya pembangunan jembatan bailey ini untuk memudahkan akses anak-anak ke sekolah.

Dikatakannya, jembatan bailey diharapkan bisa lebih banyak dibangun, karena masih banyak daerah yang membutuhkan infrastruktur itu.

"Tentunya ini akan membantu mobilitas dan akses masyarakat kita, anak-anak kita untuk bersekolah, menghubungkan daerah yang terisolir,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang dilihat, Rabu (11/3/2026).

Dikatakannya, topografi wilayah Kepulauan Nias memang membutuhkan banyak jembatan untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

“Kami bersama bupati dan wali kota di Kepulauan Nias tentu berharap semakin banyak jembatan-jembatan yang bisa memperlancar mobilitas masyarakat karena memang sangat dibutuhkan di sini,” katanya.

Baca juga: Jembatan Garuda TNI AD di Medang Deras Diresmikan, Hubungkan Tiga Desa di Batubara

Diketahui, Bobby Nasution meresmikan jembatan bailey bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Desa Silfalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (10/3/2026).

Jembatan yang dibangun oleh TNI AD itu memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter, dengan kapasitas hingga 10 ton. Struktur jembatan menggunakan balok pengapit guna memastikan keamanan bagi para pengguna.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah membangun 220 jembatan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Nias Selatan.

Ia berharap, keberadaan jembatan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil bumi serta akses pendidikan bagi anak-anak.

“Anak-anak jadi tidak susah ke sekolah, tidak perlu basah-basahan, hasil pertanian juga lebih mudah untuk didistribusikan, ada yang katanya harus mutar-mutar dulu sehingga costnya lebih besar, mudah-mudahan ini bisa membantu,” kata Jenderal Maruli Simanjuntak.

Ia juga menyampaikan, TNI terus melanjutkan pembangunan jembatan di berbagai wilayah. Hingga saat ini, sebanyak 220 jembatan telah rampung dibangun dan 1.076 lainnya masih dalam proses.

“Ini perintah Presiden, agar kami bisa membantu tiap daerah menyelesaikan masalah jembatan,” ucapnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved