Sumut Terkin
Ditelantarkan Orangtua Sejak Oktober 2025, Bocah Malang di Siantar Dimakamkan Sebagai Mrs X
Keputusan ini diambil usai gadis berusia sekitar belasan tahun itu tak pernah dicari oleh keluarganya.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Pematangsiantar memakamkan seorang gadis tanpa nama sebagai Mrs X di TPU Jalan Singosari, Minggu (15/2/2026).
Keputusan ini diambil usai gadis berusia sekitar belasan tahun itu tak pernah dicari oleh keluarganya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Agustina Sihombing menyampaikan bahwa yang bersangkutan pertama kali ditemukan pada bulan Oktober 2025 dengan dugaan menjadi korban kekerasan di Taman Bunga Kota Pematangsiantar.
Anak perempuan yang mengaku bernama Melilan ini sempat dititipkan ke Panti Asuhan Tabita Care Tanjung Pinggir yang ada di Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, agar ia mendapatkan pembinaan dan teman.
Dinsos PPA pun mengumumkan kondisinya di media sosial pada 28 Oktober 2025.
“Kita titipkan di panti karena yang bersangkutan ada gejala ODGJ. Jadi waktu ditemukan pertama kali pada bulan Oktober 2025, dengan keadaan sudah sudah sakit,” kata Agustina saat dikonfirmasi reporter Tribun Medan, Selasa (17/2/2026).
Dengan minimnya identitas yang ada pada Mrs X, Dinas Sosial pun sempat berkoordinasi dengan instansi lain untuk mengungkap di mana asal keluarganya.
“Tidak ada KTP, dia hanya bisa info namanya saat itu. Saat ditanya keluarganya, nggak tahu dia. Jadi dititip di panti dan meninggalnya di panti,” kata Agustina.
Hingga bocah malang ini akhirnya dimakamkan, Dinas Sosial lewat Bidang Rehabilitasi Sosial belum juga mendapatkan keluarga tempat di mana rumah kasih sayang itu harusnya ia dapatkan.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Respon Gubsu Bobby Soal Lambatnya Pembangunan Huntara dan Huntap di Tapteng |
|
|---|
| REI Sumut Targetkan 25 Ribu Rumah MBR, Pemprov Minta Perbankan Beri Dukungan |
|
|---|
| Respons PT TPL Atas Pertemuan Gubernur Sumut dan Tetua Adat Tapanuli Raya |
|
|---|
| Inflasi Siantar dan Labuhanbatu Catatkan Angka Minus, Disumbang dari Stabilitas Bawang Merah |
|
|---|
| Belum Ditetapkan Sebagai DPO, Kejari Karo Bakal Panggil 1 Tersangka Dugaan Korupsi Profil Desa Besok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Meninggal-Dunia-da.jpg)