PSMS Medan

Ari Maring Absen Lawan Sumsel United, PSMS Medan Andalkan Clayton Da Silva di Lini Serang

Ketidakhadirannya dipastikan karena Ari Maring terkena akumulasi kartu kuning, sehingga wajib menjalani hukuman satu pertandingan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
PSMS MEDAN-Pemain PSMS Medan Ari Maring saat pemanasan di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (25/10). Imbas akumulasi kartu kuning, Ari Maring dipastikan absen pada laga perdana putaran ketiga Kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- PSMS Medan dipastikan tidak bisa menurunkan salah satu pemain andalannya, Ari Maring, pada laga perdana putaran ketiga Kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Pemain yang beroperasi sebagai sayap kanan tersebut harus absen saat PSMS Medan menjamu Sumsel United FC di Stadion Utama Sumatra Utara (USU), Sabtu (14/2/2026).

Ketidakhadirannya dipastikan karena Ari Maring terkena akumulasi kartu kuning, sehingga wajib menjalani hukuman satu pertandingan.

Absennya Ari Maring berpotensi membuat skema permainan PSMS Medan mengalami sedikit penyesuaian, terutama di lini serang.

Selama ini, Ari dikenal sebagai pemain yang cukup berpengaruh dalam membangun serangan dari sisi sayap, baik melalui kecepatan, dribel, maupun umpan-umpan terukur ke kotak penalti. Perannya kerap menjadi pembeda dalam sejumlah laga penting Ayam Kinantan.

Meski demikian, Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku tidak terlalu khawatir dengan kondisi tersebut.

Menurutnya, PSMS masih memiliki beberapa alternatif pemain untuk menutup posisi yang ditinggalkan Ari Maring.

Eko menilai kehadiran Clayton Da Silva bisa menjadi solusi penting bagi PSMS Medan di lini depan.

Menurutnya, striker asal Brasil tersebut sudah mulai beradaptasi dengan skema permainan tim serta menunjukkan chemistry yang semakin baik dengan para pemain lainnya dalam beberapa sesi latihan maupun pertandingan uji coba.

Hal ini membuat staf pelatih cukup yakin bahwa Clayton mampu mengisi peran yang dibutuhkan tim, terutama di sektor penyerangan.

Di sisi lain, Eko sebenarnya sempat berharap pemain asing sebelumnya, Barata, bisa menjadi opsi utama di lini depan.

Namun, kondisi Barata yang tak kunjung memungkinkan untuk bergabung dan tampil maksimal bersama tim membuat manajemen dan staf pelatih harus mengambil keputusan tegas.

Setelah melalui pertimbangan matang, PSMS Medan akhirnya memutuskan untuk mencoret Barata dan bergerak cepat di bursa transfer paruh musim 2026 dengan mendatangkan Clayton Da Silva sebagai penggantinya.

Langkah ini diambil demi memastikan lini serang Ayam Kinantan tetap kompetitif dan siap menghadapi sisa pertandingan di Pegadaian Championship musim ini.

“Kan ada si Clayton. Kita kemarin berharapnya sama si Barata, tapi sampai hari ini dan kemarin pun belum bisa bergabung dengan tim. Alhamdulillah ada si Clayton, kita banyak alternatif di depan,” ujar Eko.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved