Sumut Terkini
Bongkar Perpustakaan SD Negeri dan Curi Laptop Senilai Rp 44 Juta, Pria di Sergai Ditangkap
Seorang pemuda bernama Muhammad Prayuda (25) warga Dusun II Kampung Dalam, Desa Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Seorang pemuda bernama Muhammad Prayuda (25) warga Dusun II Kampung Dalam, Desa Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, terpaksa meringkuk dibalik jeruji besi.
Ia ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serdang Bedagai karena mencuri di perpustakaan Sekolah Dasar
No. 105412, Desa Sei Bamban Estate, Kecamatan Sei Bamban,Serdang Bedagai.
Tersangka mengambil barang elektronik fasilitas negara berupa laptop untuk proses belajar mengajar, yang ditaksir mencapai Rp 44 juta.
Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai AKP Binrod Situngkir mengatakan, penangkapan tersangka cuma hitungan jam karena dilaporkan pukul 15:00 WIB, dan ditangkap pukul 21:30 WIB, Minggu (1/2/2026) kemarin.
Dalam penangkapan ini, Polisi mengamankan 3 chromebook berwarna hitam merek Acer, 5 laptop chromebook merek Axio, dan 1 tas sandang.
"Kerugian sebesar Rp. 44,4 juta. Yang diambil laptop dan beberapa barang lainnya,"kata Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai AKP Binrod Situngkir, Selasa (3/2/2026).
AKP Binrod menerangkan, kasus ini bermula pada Minggu 1 Februari kemarin, sekira pukul 07:00 WIB, pihak sekolah melaporkan ruang perpustakaan dibongkar orang.
Begitu dilihat, pintu depa perpustakan rusak, lemari, loker-loker penyimpanan guru sudah berantakan.
Kemudian mereka melihat 1 kipas angin yang menempel di dinding hilang, dan setelah di data barang inventaris yang hilang berupa 5 unit chromebook merek Axioo, serta 3 chromebook merek Acer.
Kepolisian, usai menerima laporan langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) juga melakukan penyelidikan.
Sampai akhirnya, sekira pukul 21:30 WIB, Polisi menangkap pelaku di persembunyiannya.
Lalu tersangka ngaku masih menyembunyikan barang curian, dan belum dijual karena bingung harus menjual kemana.
"Barang belum sempat dijual karena masih bingung jual kemana."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Tepat Waktu, Bupati Samosir Sampaikan LKPD 2025 ke BPK Sumut |
|
|---|
| Pujian 2 Menteri untuk Gus Irawan soal Bencana, Bukti Runtuhnya Stigma Tapsel Tak Pernah Selesai |
|
|---|
| Tak Akui Perbuatan, Hal yang Beratkan Eks Kadis PUPR Sumut Topan Ginting Korupsi Jalan |
|
|---|
| Putri Ketua BPD Batubara Diduga Dibawa Kabur Kekasihnya, Keluarga Sudah Lapor ke Polisi |
|
|---|
| Dinkes Siantar Mulai Ambil Sampel ke SPPG yang Sempat Disetop karena SLHS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tampang-Muhammad-Prayuda-maling-laptop-milik-perpustakaan-Sekolah-Dasar.jpg)