Harga Bahan Pokok Dipastikan Stabil, Stok Beras Sumut Surplus hingga 501.000 Ton
dari Program Jaskop tersebut, sepanjang tahun 2025 Sumut mengalami surplus beras. Produksi beras mencapai lebih dari 2.222.000 ton.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
Dikatakannya, Pemprov Sumut membangun 10 unit Solar Dryer Dome (SDD) dan 10 unit gudang penyimpanan di dua kabupaten sentra produksi cabai terbesar, yakni Batubara dan Karo pada tahun 2025 lalu.
“Ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pasca panen, menurunkan kehilangan hasil, serta menjaga stabilitas pasokan cabai sebagai komoditas strategis penyumbang inflasi,” ujarnya.
Kapasitas SDD mampu menampung hingga 2 ton cabai merah yang dikelola oleh kelompok tani penerima manfaat.
"Hal ini mengurangi risiko kehilangan pascapanen hingga 20 persen, serta meningkatkan pendapatan petani sampai 22 persen," katanya.
Selain itu, kata Dikky, Pemprov Sumut melalui BUMD juga melakukan pembelian dan penyaluran sebanyak 50 ton cabai merah dari Jawa Timur dan Jawa Tengah di akhir tahun 2025 lalu.
“Langkah pembelian dan penyaluran kembali cabai merah ini terbukti efektif menstabilkan harga, di samping berbagai langkah cepat dan reaktif yang paralel dilakukan seperti operasi pasar murah dan pasar murah bergerak. Sehingga pada November 2025 angka inflasi Sumut turun menjadi 3,96 persen,” jelasnya.
| Bulog Sumut Pastikan Harga Beras Tetap Stabil jelang Tahun Baru, Stok Aman hingga 3 Bulan ke Depan |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2026, Bulog Pastikan Stok Beras di Sumut Aman |
|
|---|
| Stok Beras Selama Nataru di Siantar Aman, Perum Bulog Siapkan 1300 Ton |
|
|---|
| Polres Toba, Kementan, Bapanas RI dan Dinas Ketapang Toba Cek Harga Beras di Pasar Tradisional |
|
|---|
| Sidak Harga Eceran di Pasaran, Pemko Siantar dan Polres Tracking Harga sampai ke Kilang Padi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-stok-beras-di-gudang-Bulog-Sumut.jpg)