Sumut Terkini

Sering Viral, Dinas Pariwisata Simalungun Pertimbangkan Buat Regulasi Soal Jetski Danau Toba

Untuk membuat aturan tentu membutuhkan koordinasi dengan lembaga lainnya termasuk OPD Pemkab Simalungun sendiri

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/ IST
Ilustrasi Jetski 

TRIBUN-MEDAN.com, PARAPAT- Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun mempertimbangkan untuk membuat regulasi terkait operasional jetski yang ada di Danau Toba, khususnya wilayah pantai Simalungun.

Hal ini buntut konflik antara operator dan wisatawan pada momen tahun baru 2026 ini. 

Kendati perkara konflik antara wisatawan dan operator jetski sudah berdamai, Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, Dian Pratiwi menyampaikan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan penerbitan regulasi terhadap aktivitas dan operasional olahraga air tersebut. 

“Mungkin ke depannya akan kita pertimbangkan untuk pembuatan regulasi ya,” kata Dian saat dikonfirmasi reporter Tribun-Medan.com, Minggu (4/1/2026) terkait konflik operator dan wisatawan terkait kerusakan jetski di Parapat, baru-baru ini. 

Dian mengatakan, untuk membuat aturan tentu membutuhkan koordinasi dengan lembaga lainnya termasuk OPD Pemkab Simalungun sendiri seperti Dinas Perhubungan, Polri, maupun instansi vertikal di atasnya. 

“Karena ini memang selain menyangkut pariwisata juga menyangkut perhubungan juga,” kata Dian.

Beberapa konflik soal Jetski di Danau Toba kerap muncul di media sosial. Teranyar, seorang wisatawan asal Riau yang juga seorang polisi bermarga Manik cekcok dengan kru Jetski di Parapat.

Tak diketahui kapan pastinya peristiwa ini terjadi, namun wisatawan diminta ganti rugi sebesar Rp 15 juta karena jetski yang dipakai wisatawan rusak. 

Kasus itupun viral di media sosial hingga akhirnya ditengahi oleh Polsek Parapat dan Camat Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun

Keributan soal Jetski juga terjadi pada Oktober 2024. Namun kala itu terjadi di area pesisir Danau Toba wilayah Kabupaten Samosir.

Saat itu Wisatawan asal Kota Medan yang dihalang-halangi saat mengendarai jetski di kawasan Danau Toba

Wisatawan asal Kota Medan, Yondion Simanjuntak, dan teman-temannya dihalangi sekelompok pemuda saat mengendarai jetski di perairan Danau Toba, Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir, Sabtu (12/10/2024).

Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi saat mereka menyewa 10 unit jetski dari salah satu penyedia, dengan perjalan wisata menuju Air Terjun Situmurun. 

(alj/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved