Banjir dan Longsor di Taput

Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Humbahas Oloan Nababan Siapkan SK Transisi Tanggap Darurat

Sebelumnya, ia meninjau pembangunan jembatan bailey penghubung antara Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
IST
Bupati Oloan Nababan tinjau pembangunan jembatan bailey penghubung antara Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Rabu (31/12/2025).  

TRIBUN-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) menyatakan masa tanggap darurat bencana berakhir dan selanjutnya akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) terkait penetapan status transisi tanggap darurat ke pemulihan bencana banjir dan longsor.

Sebelumnya, ia meninjau pembangunan jembatan bailey penghubung antara Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Rabu (31/12/2025). 

Saat berada di lokasi pembangunan jembatan tersebut, ia menuturkan, pihaknya memastikan penanganan pasca bencana berjalan optimal serta akses masyarakat dapat segera pulih.

"Saat itu telah dilakukan rapat. Di dalamnya dibahas evaluasi pelaksanaan masa tanggap darurat, kondisi terkini di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang akan dilakukan pada masa transisi darurat ke pemulihan bencana," ujar Bupati Oloan Nababan, Jumat (2/1/2026). 

Ia juga menyampaikan, berakhirnya masa tanggap darurat tidak berarti berakhirnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak. 

"Sebaliknya, masa transisi darurat ke pemulihan bencana menjadi tahapan penting untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, pelayanan publik, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat," terangnya. 

"Saya juga apresiasi dan terima kasih kepada para pekerja serta jajaran dinas PUTR kabupaten yang telah bekerja maksimal dan tanpa mengenal lelah dalam percepatan pembangunan jembatan bailey sebagai akses vital bagi masyarakat," ungkapnya. 

Selain itu, dirinya menginstruksikan seluruh dinas terkait agar segera menyusun dan mengajukan proposal kepada pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan jembatan permanen. 

"Sehingga konektivitas antar wilayah dapat segera pulih secara berkelanjutan dan lebih aman bagi masyarakat," pungkasnya. 

(Cr3/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved