Banjir dan Longsor di Taput

Pascabencana, Bupati Humbahas Oloan Nababan: 134 KK Akan Direlokasi

Bupati Humbang Hasundutan Oloan Nababan menuturkan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
IST
Bupati Humbahas Oloan Nababan turut serta dalam zoom meeting terkait pembangunan huntap pascabencana di Humbahas beberapa waktu lalu. Rapat lanjutan tersebut berlanjut kemarin, Minggu (28/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL- Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Oloan Nababan telah mengikuti rapat lanjutan pembahasan pembangunan hunian tetap (Huntap) pascabencana di Humbahas.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung kemarin, Minggu (28/12/2025) secara hybrid.

Ia menjelaskan, dalam rapat lanjutan tersebut, sejumlah menteri turut serta antara lain: Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Investasi dan Hilirisasasi/ Danantara Rosan Roslani, Kepala BNPB Suharyanto, mewakili Kapolri, mewakili Kementerian ATR/BPN, mewakili Jaksa Agung, mewakili Kepala BPKP, para Gubernur, Bupati/Walikota terdampak bencana dan undangan lainnya.

Ia tuturkan, Marurar Sirait menyampaikan, negara hadir secara nyata dalam penanganan bencana.

"Pak Menteri juga menyampaikan instruksi Bapak Presiden Prabowo agar seluruh jajaran pemerintah tetap fokus pada kerja nyata di lapangan dan tidak saling menyalahkan di tengah situasi darurat," ujar Oloan Nababan, Senin (29/12/2025).

Ia terangkan, Menteri PKP menyampaikan 4 hal menyangkut pembangun huntap, yakni: sesuai dengan aturan yang ada, memperhatikan kontur huntap, lokasi tidak jauh dari sarana prasarana dan dekat dengan jalur logistik.

"Lebih lanjut disampaikan skema pembiayaannya dapat dilakukan melalui APBN, Danantara dan Dana Gotong Royong," ungkapnya.

Selanjutnya, Gubsu Bobby Nasution menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para kepala daerah terdampak bencana menyoal pembangunan huntap.

"Kedepannya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan melakukan verifikasi dan validasi usulan-usulan kabupaten/ kota untuk selanjutnya dibuatkan keputusan gubernur dengan tetap berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kejaksaan agar taat hukum dan terhindar dari masalah hukum di kemudian hari," sambungnya.

Bupati Humbang Hasundutan Oloan Nababan menuturkan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor.

"Total jumlah yang akan direlokasi sebanyak 134 KK yang meliputi Kecamatan Onan Ganjang dan Kecamatan Pakkat. Pada Senin (29/12/2025), kita  akan mengajukan Surat Permohonan kepada PVMBG untuk mengkaji lahan relokasi," lanjutnya.

Pihaknya juga melaporkan telah menetapkan daftar penerima bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak korban bencana banjir dan longsor Kabupaten Humbahas.

"Serta menginstruksikan OPD terkait untuk tetap fokus dan memberikan respons cepat di lapangan menunjukkan pemerintah hadir dan solid dalam penangan pasca bencana," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved