Sumut Terkini

Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana Dikebut, Bulog Jamin Stok Beras Sumut Tetap Terpenuhi

Perpanjangan status Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Utara hingga 31 Desember 2025 dipastikan tidak mengganggu ketersediaan beras.

|
DOKUMENTASI TRIBUN MEDAN
PASOKAN BERAS - Foto Dokumentasi. Tumpukan beras cadangan pangan pemerintah tersimpan di gudang BULOG Sumatera Utara. BULOG memastikan stok beras di Sumut tetap aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, termasuk penyaluran bantuan pascabanjir dan stabilisasi harga pangan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Perpanjangan status Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Utara hingga 31 Desember 2025 dipastikan tidak mengganggu ketersediaan beras bagi masyarakat.

Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara menegaskan stok beras di wilayah ini tetap aman dan mencukupi, meski sejumlah daerah terdampak banjir dan longsor.

Pemimpin Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan ketersediaan beras masih dalam kondisi terkendali karena cadangan pangan pemerintah (CPP) yang dimiliki BULOG cukup besar dan siap digerakkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Stok beras Sumut tetap mencukupi. Kalaupun nantinya terjadi penurunan di satu wilayah, pasokan akan langsung didukung dari wilayah lain. Sistem distribusi antarwilayah sudah kami siapkan,” ujar Budi.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/906/KPTS/2025, status Tanggap Darurat Bencana diperpanjang hingga akhir Desember.

Sejalan dengan itu, BULOG Sumut terus menggelontorkan beras cadangan pangan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Hingga saat ini, BULOG Sumut telah menyalurkan sekitar 4.000 ton beras CPP yang didistribusikan melalui pemerintah daerah dan dinas ketahanan pangan setempat. Bantuan tersebut menyasar wilayah-wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara.

Tidak hanya di Sumut, BULOG juga turut membantu penanganan bencana di Aceh dengan menyalurkan 310 ton beras, yang dikirim melalui Lanud Soewondo bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara serta melalui Bandara Kualanamu berkolaborasi dengan BNPB.

Budi mengakui bencana alam memang berdampak pada sejumlah lahan pertanian, termasuk sawah warga. Namun kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu pasokan beras bagi masyarakat.

“Memang ada kerusakan lahan sawah di beberapa daerah, tetapi BULOG akan memasok kebutuhan wilayah terdampak dari gudang terdekat. Stok kami masih melimpah,” jelasnya.

Selain bantuan darurat, BULOG Sumut juga tetap menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras SPHP disalurkan melalui Rumah Pangan Kita (RPK), toko pasar, koperasi, BUMN pangan, hingga bekerja sama dengan TNI dan Polri agar masyarakat tetap bisa mengakses beras dengan harga terjangkau.

Di sisi lain, sesuai penugasan dari Badan Pangan Nasional, BULOG juga menyalurkan Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng gratis kepada 844.696 penerima berdasarkan data DTSEN Kementerian Sosial. Hingga kini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 90 persen.

Budi menambahkan, meski situasi bencana sempat memengaruhi distribusi dan produksi, dampaknya dinilai tidak signifikan terhadap ketersediaan beras secara keseluruhan.

“Stok BULOG masih sangat mencukupi dan kami optimistis serapan gabah saat musim panen nanti tetap berjalan. Antisipasinya, BULOG akan melakukan serapan secepat mungkin di wilayah-wilayah yang sudah mulai panen,” pungkasnya.

 

(cr26/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved