Program Sekolah Gratis Diperluas , Berlaku untuk Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor
Bukan hanya sekolah gratis, Bobby Nasution juga akan meringankan biaya kuliah bagi korban bencana di Sumut.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution memperluas program sekolah gratis yang rencananya, tahap awal hanya untuk siswa Kepulauan Nias, kini juga diterapkan untuk penyintas banjir kabupaten/kota di Sumut.
Bukan hanya sekolah gratis, Bobby Nasution juga akan meringankan biaya kuliah bagi korban bencana di Sumut.
“SMA, SLB, SMK Negeri tahun depan kita prioritaskan Kepulaun Nias, tetapi karena Tapsel, Tapteng, Sibolga, Langkat, Taput terdampak bencana maka akan kita gratiskan juga tahun depan,” kata Bobby Nasution, dalam keterangan tertulis yang dilihat Minggu (28/12/2025).
Selain sekolah, Bobby Nasution berjanji sawah dan kebun yang rusak akan diperbaiki. Begitu juga rumah dengan tipe kerusakan ringan, sedang, dan berat.
Baca juga: Berita Foto: Relawan Guru Muda Gelar Sekolah Rakyat untuk Anak Aceh Tamiang di Tenda Pengugsian
"Rumah yang rusak ringan, sedang, berat, dan hilang akan diperbaiki oleh Pak Presiden, begitu juga sawah kebun yang rusak akan kita pulihkan, dari bibit sampai pengolahan lahannya, gereja, sekolah, fasilitas umum lainnya juga akan kita bantu perbaiki," ucapnya.
Namun, kata Bobby Nasution, pembangunan dan perbaikan dilakukan secara bertahap, untuk itu penyintas banjir diminta untuk bersabar.
Saat ini, kata Bobby, daerah-daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor sebagian besar dalam tahap pemulihan.
“Masyarakat, TNI, Polri dan pemerintah bahu-membahu membersihkan material longsor dan memperbaiki akses-akses jalan," jelasnya.
Bobby Nasution juga berharap Sumut bisa pulih lebih cepat dan semakin kuat.
“Kita sama-sama berdoa agar kita cepat pulih, bersama-sama kuat menghadapi bencana dan kita doakan Natal tahun depan bisa lebih baik, lebih ceria lagi,” katanya.
Diketahui, Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) yang diusung Bobby Nasution akan dimulai tahun 2026 untuk Kepulauan Nias. Namun, wilayahnya akan diperluas lagi pada tahun depan untuk daerah-daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Bantuan Rumah Rusak Mulai Rp 15 Juta
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, seluruh rumah rusak akibat banjir dan longsor akan mendapatkan bantuan perbaikan dari Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan tersebut, kata Bobby, selain relokasi, juga akan mendapatkan uang dengan jumlah besarannya tergantung kerusakan. Rumah dengan kerusakan ringan mendapatkan uang sebesar Rp 15 kuta, kerusakan sedang Rp 30 juta, kerusakan berat Rp 60 juta.
"Rumah dengan kerusakan berat, hilang akan diganti Bapak Presiden, jumlahnya nanti kita coba lebih banyak lagi. Rusak ringan diberi Rp 15 juta per rumah, sedang Rp 30 juta, rusak berat Rp 60 juta," jelasnya dalam keterangan tertulis yang dilihat Minggu (28/12).
| Dua Kecamatan di Donggala Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Rumah Terendam Lumpur |
|
|---|
| Aksi Humanis Brimob: Gotong Royong Perbaiki Fasilitas Masjid demi Kenyamanan Warga Garoga Tapsel |
|
|---|
| Identitas 8 Korban Hilang Banjir di Sibabangun, Keluarga Minta Bongkar Kuburan Massal Batangtoru |
|
|---|
| Emak-emak Warga Garoga Minta Baju Lebaran ke Bupati Gus Irawan: Nangis Kami Kalau Gak Ada |
|
|---|
| Pemprov Sumut Anggarkan Rp 43 Miliar untuk Sekolah Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Sumut-Bobby-Nasution-saat-meninjau.jpg)