Sumut Terkini

Golkar Labura Sambut ADK jadi Ketua Golkar Sumut Ganti Ijeck: Putusan DPP, Wajib Patuh

Penunjukan ADK sebagai ketua Golkar Sumut guna melakukan konsolidasi menjelang Musyawarah Daerah Golkar Sumut ke XI. 

|
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH
Indra Simatupang (tengah) bersama pengurus Golkar Labuhanbatu Utara menyampaikan penarikan dukungan terhadap Musa Rajekshah atau Ijeck sebagai ketua Golkar dan memberikan dukungan kepada Hendri Sitorus. 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN- Keputusan DPP Golkar untuk menggantikan Musa Rajekshah atau Ijeck dengan Ahmad Doli Kurnia Tanjung, sebagai ketua DPD Golkar Sumatera Utara dinilai sejumlah kader Golkar di Sumut untuk kepentingan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar ke XI. 

Sejumlah kader Golkar pun menyampaikan protes atas pencopotan Ijeck dan menyampaikan penunjukan ADK bertujuan memenangkan Hendri Sitorus sebagai ketua Golkar Sumut

Mengenai pandangan itu, Sekretaris Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara Indra Simatupang tidak sependapat. 

Dia mengatakan, Ijeck diganti karena masa jabatannya sebagai ketua Golkar sudah berakhir. 

"Sesuai dengan petitum surat Golkar, ADK ditugaskan agar mengadakan konsolidasi terkait Musda ke XI," kata Indra

"Kami yakin  ADK melakukan tugas dengan baik. Sesuai SK yang diberikan padanya tanpa mendukung dan memihak calon siapa pun," sambung Indra. 

Dalam pemilihan calon ketua Golkar, Musa Rajekshah atau Ijeck awalnya diusung hampir seluruh  penguru tingkat daerah di Sumut. 

Namun belakangan, muncul sosok baru sebagai calon ketua Golkar Sumut yakni Hendri Yanto Sitorus, Ketua Golkar Labura Utara yang juga Bupati di sana. 

Golkar Labuhanbatu Utara, kemudian menarik dukungan terhadap Ijeck dan mengusung Hendri Sitorus maju pada Musda Golkar

Indra berpandangan, penunjukan ADK sebagai ketua Golkar Sumut untuk mensukseskan Musda Golkar

Dia tidak yakin, penunjukan Ahmad Doli Kurnia demi kepentingan memenangkan seorang calon ketua Golkar.

"Karena kami yakin ADK akan mensukseskan Musda Golkar bukan memihak atau mendukung calon ketua Golkar," ujarnya. 

Seperti yang diketahui, Golkar merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak di Sumut pada Pemilu 2024.

Musda Golkar yang awalnya dijadwalkan pada Juni 2025, hingga kini belum dilaksanakan. 

Belakangan, DPP Golkar memberhentikan Ijeck sebagai ketua DPD Golkar. Pergantian Ijeck tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved