Sumut Terkini
Bencana Banjir dan Longsor, Pemprov Sumut Tunda Liga Pelajar Voli dan Sepak Bola
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) resmi menunda pelaksanaan Liga Pelajar untuk cabang olahraga.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) resmi menunda pelaksanaan Liga Pelajar untuk cabang olahraga bola voli dan sepak bola. Keputusan tersebut diambil menyusul perpanjangan masa tanggap darurat bencana akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumut.
Perpanjangan masa tanggap darurat ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/863/KPTS/2025, yang menetapkan Sumatra Utara kembali memasuki tahap kedua status tanggap darurat bencana. Kondisi tersebut dinilai belum memungkinkan untuk menggelar kegiatan olahraga berskala provinsi yang melibatkan banyak peserta dan penonton.
Sebelumnya, Liga Sepak Bola Antar Pelajar tingkat SMA sederajat memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara dijadwalkan berlangsung pada 15–20 Desember 2025 di Stadion Madya Sumut.
Sementara Liga Bola Voli tingkat pelajar memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara awalnya akan digelar di GOR Voli Indoor Sport Center, Desa Sena, Deliserdang, pada 8–13 Desember 2025. Kemudian cabang voli juga sempat dilakukan pengunduran jadwal pelaksanaan turnamen menjadi 15–20 Desember 2025.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut, M. Mafullah Daulay, menjelaskan bahwa Liga Pelajar sejatinya dijadwalkan mulai digelar pada hari ini. Namun, situasi kebencanaan yang masih berlangsung membuat Pemprov Sumut harus mengambil langkah bijak dengan menunda pelaksanaannya.
“Liga Pelajar sebenarnya sudah siap digelar. Namun saat ini Sumatra Utara kembali masuk pada tahap kedua masa tanggap darurat bencana akibat banjir dan longsor. Ada beberapa kabupaten dan kota yang terdampak langsung dan tentunya tidak memungkinkan untuk mengirimkan kontingen,” ujar Mafullah kepada Tribun Medan, Senin (15/12/2025).
Selain pertimbangan teknis terkait keikutsertaan daerah, Mafullah menegaskan bahwa keputusan penundaan juga didasari aspek kepatutan dan empati terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Menurutnya, tidak elok jika kegiatan yang bersifat kompetitif dan hiburan tetap dilaksanakan di tengah kondisi duka yang dirasakan sebagian warga Sumut.
“Yang kedua, secara etika juga tidak elok jika kita bergembira di suasana seperti ini. Banyak masyarakat kita yang masih berjuang menghadapi dampak bencana, sehingga penundaan ini adalah langkah yang paling tepat,” jelasnya.
Mafullah memastikan bahwa penundaan Liga Pelajar bukan berarti pembatalan. Pemprov Sumut telah mengalokasikan kembali pelaksanaan kompetisi tersebut untuk tahun 2026, dengan harapan kondisi daerah sudah kembali stabil dan aman.
“Kami sudah mengalokasikan kembali Liga Pelajar ini untuk tahun 2026. Mudah-mudahan nanti ketika kondisi Sumatra Utara sudah stabil dan benar-benar memungkinkan, baik dari sisi keamanan maupun kesiapan publik, Liga Pelajar bisa kembali kita buka dan digelar dengan maksimal,” tambahnya.
Ia juga berharap seluruh pihak, mulai dari pelajar, sekolah, hingga orang tua dan masyarakat, dapat memahami keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengutamakan keselamatan dan kepedulian sosial.
Dengan penundaan ini, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pembinaan olahraga pelajar, sembari menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi dan situasi yang sedang dihadapi daerah.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sejumlah Penerbangan AirAsia Terganggu, Penumpang Tujuan Medan Keluhkan Jadwal Berubah |
|
|---|
| Sidang Kasus Eks Lahan PTPN, Penasihat Hukum Terdakwa Nilai Dakwaan Prematur |
|
|---|
| Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, BPBD Samosir Imbau Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan |
|
|---|
| Pengcab PJSI Medan Resmi Dikukuhkan, Targetkan Prestasi di Porprov 2026 |
|
|---|
| Melarat Hidup Istri Polisi di Padangsidimpuan, Ditipu Kini Gaji 300 Ribu, Anak Kerja Cuci Gosok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kadispora-Sumut-M-Mafullah-Daulay-ketika-diwawancara-Tribun-Medan-usai-p.jpg)