Sumut Terkini

10 Titik Daerah Tapteng Masih Terisolir setelah Banjir dan Longsor, Akses Terputus dan Listrik Padam

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan sebanyak 10 titik di Kabupaten Tapteng yang masih terisolir hingga saat in.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/PEMPROV SUMUT
BANJIR TAPTENG - Gubernur Sumut Bobby Nasution saat meninjau kondisi kecamatan Kabupaten Tapteng yang masih terisolir, Senin (1/12/2025). Bobby mengatakan, masih ada 10 titik yang terisolir di Tapteng. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan sebanyak 10 titik di Kabupaten Tapteng yang masih terisolir hingga saat ini, Senin (1/12/2025). Dua diantaranya yakni  di Kecamatan Tukka dan Lumut.

Dikatakan Bobby Nasution, untuk pembagian logistik masih sulit dilakukan ke daerah terisolir karena kendala di akses  dan jaringan komunikasi.

Bobby  Nasution menjelaskan,  untuk pembagian logistik di  kecamatan terisolir baru diberikan ke Tukka dan Lumut melalui helikopter. 

"Hari ini kami fokus menyisir 10 titik paling terisolir untuk menastikan logistik tetap bisa tiba dengan pengecekan yang terus dilakukan secara  berkala,"jelasnya, Senin (1/12/2025).

Menurut Bobby Nasution hingga hari ini listrik di Tapteng Masih mati dan sinyal komunikasi masih buruk.

"Masalah terbesar yang kita hadapi saat ini adalah akses yang terputus, listrik mati, dan komunikasi yang tidak berjalan," katanya.

Untuk itu, kata Bobby,  Kondisi ini membuat informasi kebutuhan warga di wilayah terisolir sulit didapat, bahkan oleh tim TNI dan pihak kecamatan yang sudah berada di lapangan.

"Jalur darat masih tidak bisa ditembus, dan helikopter pun tidak dapat mendarat karena medan yang tidak memungkinkan. Satu-satunya cara adalah menjatuhkan bantuan melalui udara," katanya.
Ditegaskannya, untuk bantuan logistik sampai hari ini tercukupi. Hanya saja sulit membagikan ke kecamatan yang masih terisolir.

"Beberapa daerah seperti Tukka dan Lumut sudah menerima bantuan, namun masih banyak wilayah lain di Tapteng yang masih menunggu," katanya.

Bobby pun mendesak agar Telkom dan PLN mempercepat pemulihan jaringan agar koordinasi penanganan bencana semakin efektif.

“Permasalahannya komunikasi dan listrik terputus. Kita tidak bisa mendapatkan informasi pasti apa saja kebutuhan warga di lokasi terisolir. Karena itu kita minta Telkom dan PLN percepat perbaikan,” tegasnya.

Dikatakannya, tim udara juga melakukan pemetaan visual untuk mencatat koordinat lokasi warga yang membutuhkan bantuan lanjutan.

“Tadi kita sudah mengirimkan bantuan melalui udara ke Tukka dan Lumut. Kita juga memetakan kondisi wilayah secara visual dan mencatat koordinatnya. Selanjutnya bantuan lanjutan akan dikirimkan,” jelasnya.

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved