Sumut Terkini

Kala Bobby Bilang Proyek Jalan yang Kena OTT KPK Tetap Lanjut, Kadis PUPR: Stop  

Dikatakannya, kedua ruas jalan tersebut saat ini masuk kategori tidak boleh disentuh kembali karena masih dalam proses penyelidikan.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
HO/Tribunnews.com-Danang Triatmojo
PENGALIHAN ISU - Kolase foto Wamenaker Immanuel Ebenezer dan Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Kadis PUPR Topan Ginting. KPK menepis anggapan bahwa OTT Noel merupakan pengalian isu dari kasus suap proyek jalan di Sumut yang menyeret nama Gubernur Bobby Nasution. 

TRIBUN- MEDAN.COM,MEDAN- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Hendra Dermawan Siregar merespon soal perkembangan proyek pembangunan jalan Hutaimbaru-Sipiongot di Padang Lawas Utara (Paluta) 

Menurutnya, proyek ini tidak lagi dilanjutkan dalam Perubahan-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2025 karena statusnya tengah dalam sorotan hukum

Proyek yang dilakukan OTT oleh KPK itu terdiri dari dua ruas. Yakni ruas Hutaimbaru- Sipiongot sepanjang 12,3 kilometer dan ruas Sipiongot-Batas Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer.

"Untuk saat ini dan P-APBD, proyek ini tidak dikerjakan lebih lanjut atau di stop. Karena memang masih dalam proses yang harus dikaji bersama lagi. Jadi tidak dilanjutkan," jelasnya, Selasa (23/9/2025).

Dikatakannya, kedua ruas jalan tersebut saat ini masuk kategori tidak boleh disentuh kembali karena masih dalam proses penyelidikan.

"Tidak jalan kembali karena itu memang dalam kondisi tidak boleh disentuh. Ini berdasarkan dari beberapa rekan yang dinotabene dipanggil KPK," jelasnya.

Atas kasus ini, kata Hendra, menjadi pelajaran penting bagi seluruh jajaran Dinas PUPR Sumut.

Diharapkannya, praktik mafia proyek ini tidak lagi merusak tata kelola pembangunan infrastruktur di daerah.

"Berdasarkan pengalaman dan kejadian yang sudah terjadi di waktu lalu. Saya dan jajaran memberikan pemahaman dan penekanan agar dalam setiap kegiatan kita selalu mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Hendra juga mengaku masih banyak mafia proyek yang bersebaran di Sumut. 

"Meski begitu kami menegaskan, semua pihak harus bekerja sesuai aturan. Jangan ada lagi yang mencoba melakukan hal-hal di luar ketentuan," terangnya.

Untuk diketahui, proyek jalan ini merupakan proyek bermasalah.

Dikarenakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Eks Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Ginting beberapa waktu lalu. 

Namun saat itu, Bobby memastikan proyek jalan menuju desa Sipiongot akan tetap dilanjutkan pihaknya. Hal itu dikarenakan proyek ini atas permintaan warga.

"Itu tetap dilanjutkan (proyek jalan Sipiongot). Bukan karena seseorang pekerjaan bisa fatal. Apalagi disampaikan kemarin dalam keterangannya dengar juga proyek ini belum dimulai,"ucapnya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumut, Senin (30/6/2025).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved