Berita Simalungun

MISTERI Kematian Chu Wen Lee Simanjuntak, Ternyata Korban Pembunuhan, Dipicu Kunci Sepeda Motor

Misteri kematian Chu Wen Lee Simanjuntak di Kecamatan Huta Bayu Raja, akhirnya menemui titik terang.

|
Editor: Juang Naibaho
IST
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tindak pidana pembunuhan Chu Wen Lee Simanjuntak yang terjadi di sebuah kafe di Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN – Teka-teki kematian Chu Wen Lee Simanjuntak (37) di Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, akhirnya menemui titik terang.

Ternyata Chu Wen Lee Simanjuntak menjadi korban pembunuhan di sebuah kafe.

Aparat Polsek Tanah Jawa sudah mengamankan pelaku berinisial BS (42), yang tak lain adalah teman korban sendiri.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengungkapkan, kasus yang bermula dari kesalahpahaman soal kunci motor ini berakhir tragis dengan korban ditemukan tewas di aliran sungai.

"Setelah penyelidikan diketahui pelaku berinisial BS, dan kemudian diamankan ke Polsek Tanah Jawa guna dilakukan pemeriksaan," ujar AKP Verry, Jumat (13/2/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Kronologi

Tragedi berdarah ini bermula pada Selasa (10/2/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB. 

Korban Chu Wen Lee Simanjuntak bersama pelaku BS dan saksi RS berangkat bersama dari rumah dengan mengendarai dua sepeda motor menuju kafe Situmorang di Nagori Pulo Bayu.

"Di sana mereka memesan minuman tuak dan tiga pasang bir. Minum bersama sekitar dua jam," ungkap AKP Verry.

Baca juga: JEJAK Eks Kapolres AKBP Didik, Titip Narkoba Sekoper ke Polwan hingga Minta Rp1 Miliar Beli Alphard

Masalah muncul sekitar pukul 01.30 WIB dini hari Rabu (11/2/2026).

Korban menanyakan dan meminta kunci sepeda motornya kepada pelaku.

Padahal, kunci motor korban sejak awal ada pada korban sendiri, bukan pada pelaku.

Kesalahpahaman inilah yang memicu kemarahan BS.

"Pelaku tersinggung dan langsung marah-marah serta emosi. Dia mengambil botol bir hitam yang isinya tinggal seperempat dari atas meja, lalu langsung memukulkannya sebanyak satu kali ke arah kepala bagian kiri korban," ujar AKP Verry.

Korban mengalami luka di kepala hingga mengeluarkan darah. 

Pemilik kafe langsung melerai dan menyuruh korban pulang ke rumahnya. 

Baca juga: Heboh 1 Kelapa Muda Tak Dikupas Jadi Menu MBG untuk 2 Hari bagi Ribuan Siswa

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved