Pemko Tunggu Keterangan Pertamina Patra Niaga soal SPBU Signature
Pertamina sendiri menyebut SPBU Signature sebagai konsep pom bensin premium yang menghadirkan layanan kelas atas
Penulis: Alija Magribi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Sari Dewi Rizkiyani Damanik mengaku akan berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut terkait adanya status perubahan SPBU biasa menjadi SPBU Signature yang baru-baru ini heboh di jagat maya.
Ia sendiri belum mendapatkan laporan terkait adanya SPBU yang berubah status menjadi SPBU Signature sehingga tak lagi menjual BBM jenis Pertalite (sSubsidi) di Siantar.
“Di Siantar total ada sembila SPBU. Dan untuk sekarang kita belum mendapatkan laporan apakah ada SPBU yang bertransformasi menjadi SPBU Signature,” kata Sari, Minggu (10/5/2026).
Lanjut Sari, Pemko Pematangsiantar terus berupaya menjaga pasokan BBM Subsidi agar tetap menyentuh masyarakat kelas menengah ke bawah sehingga daya beli masyarakat terhadap konsumsi bahan bakar tetap terjaga.
“Makanya kita akan lihat dulu. Jangan sampai BBM Subsidi nggak terdistribusi di Siantar,” kata Sari.
Baca juga: Pertalite Tak Dijual Lagi di Sejumlah SPBU Pertamina, Ini Penjelasan Kementerian ESDM
Sebelumnya, Sari menyampaikan bahwa kuota BBM tertentu (Solar) untuk Kota Pematangsiantar tahun 2026 adalah 29.423 KL dan untuk Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite yaitu 55.523 KL.
Pertamina sendiri menyebut SPBU Signature sebagai konsep pom bensin premium yang menghadirkan layanan kelas atas (one stop service).
Nantinya, SPBU ini tidak lagi menjual BBM bersubsidi seperti Pertalite, melainkan berfokus penuh pada penyediaan BBM non-subsidi (Pertamax Series dan Dex Series) serta berbagai fasilitas kenyamanan ekstra bagi pelanggan.
| Soal Perubahan SPBU Signature, Pemko Siantar Tunggu Keterangan Pertamina Patra Niaga |
|
|---|
| Pertalite Tak Dijual Lagi di Sejumlah SPBU Pertamina, Ini Penjelasan Kementerian ESDM |
|
|---|
| HARGA Terbaru Solar Nonsubsidi 4 Mei 2026, Biaya Isi Penuh Fortuner Tembus Rp 2,2 Juta |
|
|---|
| Pertamina Pastikan Ketersediaan Avtur Aman untuk Pemberangkatan Jemaah Haji di Sumut |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi Naik, Sebagian Rumah Makan Memilih Beralih Sementara ke LPG 3 Kg |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-SPBU-14211209-di-Parluasan-Pematangsiantar.jpg)