Ramadan 2026
Lomang Bambu Srikaya di Medan Tetap Jadi Idola, Produksi Capai 200 Batang per Hari
Memasuki Ramadan 1447 H/2026, Lomang atau Lemang Bambu Srikaya kembali menjadi primadona masyarakat Kota Medan.
|
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
LEMANG SRIKAYA - Pekerja membakar lemang bambu srikaya di Jalan Flamboyan Raya, Medan, Jumat (27/2/2026). Selama Ramadan 2026, produksi lemang mencapai 150–200 batang per hari dengan harga Rp40.000 per batang dan meningkat hingga 1.500 batang menjelang Lebaran.
TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA
Usaha yang telah berjalan hampir dua dekade ini tetap mempertahankan proses tradisional. Bambu diisi beras ketan dan santan, dilapisi daun pisang muda, lalu dibakar hingga matang perlahan. Teknik ini menghasilkan tekstur lembut dengan aroma khas yang sulit ditiru metode modern.
Dengan produksi ratusan batang per hari selama Ramadan dan lonjakan hingga ribuan batang saat Lebaran, Lomang Bambu Srikaya tetap menjadi salah satu kuliner khas Medan yang selalu dinanti setiap tahunnya.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Ramadan 2026
| Selama Ramadan, Polrestabes Medan Catat Angka Kriminal Jalanan Turun 14 Persen |
|
|---|
| Sejarah Masjid Al-Ghaudiyah Medan yang Namanya Diambil dari Perkampungan di Negara Iran |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah 28 Ramadan 2026 Kota Medan: Waktu Sahur dan Buka Puasa 18 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Sidang Isbat Menetapkan 1 Syawal Idul Fitri 1447 H, Disiarkan Langsung Kementerian Agama |
|
|---|
| Kisah Hidup Eko Sopianto, Tobat dari Dunia Hitam dan Kini Miliki Sekolah Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pekerja-membakar-lemang-bambu-srikaya-di-Jalan-Flamboyan-Raya-Medan-Jumat.jpg)