Ramadan 2026

Selama Ramadan, Polrestabes Medan Catat Angka Kriminal Jalanan Turun 14 Persen

Polrestabes Medan mencatat selama bulan suci Ramadan, tingkat kejahatan jalanan mengalami penurunan.

|
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
TINGKAT KEJAHATAN TURUN - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak (tengah), memberikan keterangan pers di Polrestabes Medan, Selasa (17/3/2026) kemarin. Selama Ramadan, Calvijn mengaku pihaknya mencatat kasus kriminal jalanan menurun 14 persen. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polrestabes Medan mencatat selama bulan suci Ramadan, tingkat kejahatan jalanan mengalami penurunan.

Berdasarkan keterangan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, penurunan ini terjadi tercatat dalam kurun waktu 100 hari terakhir. 

"Dalam kurun waktu 100 hari terakhir, angka kejahatan jalanan kita catat cukup menurun. Bahkan, saat bulan puasa angkanya semakin turun drastis di angka 14 persen," ujar Calvijn, Rabu (18/3/2026). 

Diungkapkan Calvijn, penurunan jumlah kejahatan jalanan khusunya begal ini semakin terlihat di momen Operasi Ketupat Toba 2026. Meskipun secara angka 14 persen terlihat tak terlalu besar, namun Calvijn mengaku pihaknya melihat dengan kasus yang sebelumnya terjadi cukip masif di Kota Medan, dengan adanya penurunan ini dapat dikatakan signifikan. 

"Kita melihat curas selama sebulan ini sangat turun sekali. Yang biasanya sehari ada tiga, di Polsek mungkin ada lima, ada delapan. Ini kita dua bulan ini kita bisa elominir. Kita bekerja sama komunikasi dengan elemen masyarakat," ucapnya.

Dirinya menjelaskan, penurunan angka kejahatan jalanan ini juga tak terlepas dari bantuan semua elemen masyarakat di Kota Medan untuk sama-sama melawan kejahatan jalanan. Seperti masyarakat dan media yang memberikan masukan, juga Polrestabes dibantu stakeholder dan tokoh masyarakat lainnya.

"Ini bentuk sinergitas kita penegak hukum dengan semua lapisan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa terus menurun," ucapnya. 

Tak hanya itu, disinggung perihal keamanan masyarakat yang membantu menerangi kejahatan jalanan khusunya begal, Calvijn mengaku jika pihaknya akan memberikan perlindungan. Seperti contoh terbaru, adanya ibu-ibu yang menjadi korban jambret berhasil melumpuhkan pelaku dengan menabrakkan sepeda motornya ke arah pelaku. 

Katanya, pihaknya melihat aksi wanita berusia 41 tahun itu merupakan bagian dari perlindungan diri dan membantu pihak kepolisian memerangi kejahatan jalanan.

(mns/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved