Ramadan 2026

Pakai Anggaran Rp 2,9 Miliar, Sejumlah Fasilitas Ramadhan Fair XX Dikeluhkan Pengunjung

Berdasarkan amatan wartawan pada malam pembukaan hingga Kamis (26/2/2026), beberapa fasilitas dasar masih belum berfungsi dengan baik.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
RAMADHAN FAIR - Suasana di Ramadhan Fair XX. Sejumlah fasilitas dan kenyamanan dikeluhkan warga, mulai toilet, kipas angin dan dekorasi khas Ramadhan yang tak meriah, Kamis (26/2/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pelaksanaan Ramadhan Fair XX Tahun 2026 di Kota Medan mulai menuai sorotan. Meski digelar meriah pada malam pembukaan dengan artis Haddad Alwi, sejumlah fasilitas umum di lokasi kegiatan dikeluhkan pengunjung karena dinilai belum memadai.

Berdasarkan amatan wartawan pada malam pembukaan hingga Kamis (26/2/2026), beberapa fasilitas dasar masih belum berfungsi dengan baik.

Toilet portabel yang ditempatkan di kawasan Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Taman Sri Deli, terlihat dalam kondisi minim penerangan. Area toilet tampak gelap dan menimbulkan bau tidak sedap sehingga membuat sebagian pengunjung merasa kurang nyaman.

"Fasilitas toiletnya bau, dan gelap gak ada lampu. Kita disini pengen nyaman nikmati suasana Ramadhan," kata Anggiani

Selain itu, kondisi di dalam tenda juga terasa panas karena belum terpasangnya kipas angin di kedua sisi tenda, seperti yang biasanya tersedia pada pelaksanaan Ramadhan Fair di tahun-tahun sebelumnya.

Sejumlah pengunjung terlihat mengeluhkan tak nyaman, suhu udara yang cukup panas saat berada di dalam arena kegiatan.

"Panas kali di bawah tenda. Kayak belum siap ini panitianya. Beda tahun sebelumnya lebih banyak kipas dipasnagi," ujar Lianda Asyifa warga Medan Kota. 

Tidak hanya fasilitas fisik, sarana informasi kegiatan juga belum terlihat lengkap. Papan informasi mengenai rangkaian kegiatan Ramadhan Fair belum tampak terpasang, baik di area stan pelaku UMKM maupun di kawasan Taman Sri Deli yang menjadi lokasi stan kriya kecamatan.

Informasi menu dan harga pada sejumlah stan UMKM juga belum dipasang, sehingga pengunjung harus bertanya langsung kepada pedagang.

Selain itu, dekorasi khas Ramadhan Fair juga terlihat belum sepenuhnya terpasang. Aksesori berbentuk bulan dan bintang yang biasanya menghiasi bagian atas pintu masuk arena belum terlihat pada malam pembukaan.

Padahal, ornamen tersebut selama ini menjadi salah satu ciri khas Ramadhan Fair setiap tahunnya.

Event Ramadhan Fair XX resmi dibuka oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di kawasan Taman Sri Deli, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Medan Kota, Rabu malam.

Kegiatan tahunan Pemerintah Kota Medan tersebut melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM binaan Pemko Medan dan menjadi salah satu agenda rutin selama bulan Ramadan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, total anggaran kegiatan Ramadhan Fair XX mencapai sekitar Rp2,9 miliar. Rencana kegiatan tersebut juga tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

Menanggapi adanya kekurangan fasilitas pada malam pembukaan, Rico Waas mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved