Ramadan 2026
Mulai 115 Ribu, Favehotel Medan Hadirkan Arabian Night Iftar dengan Menu Timur Tengah dan Nusantara
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Favehotel Medan menghadirkan konsep berbuka puasa bertema “Arabian Night Iftar”.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Favehotel Medan menghadirkan konsep berbuka puasa bertema “Arabian Night Iftar”, yakni perpaduan hidangan khas Timur Tengah dengan menu favorit masyarakat Indonesia, khususnya selera lokal Medan.
Executive Chef Favehotel Medan, Haris Nasution, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner berbeda tanpa meninggalkan cita rasa yang akrab di lidah tamu.
“Tema tahun ini Arabian Night Iftar. Jadi kita memadukan menu Arab dengan menu tradisional Nusantara, karena kalau full makanan Arab biasanya tamu Medan kurang familiar. Maka kita sesuaikan dengan selera lokal,” ujarnya saat wawancara, Senin (23/2/2026).
Menurut Haris, sejumlah hidangan khas Timur Tengah disajikan sebagai menu pembuka atau appetizer. Di antaranya baba ghanoush berbahan dasar terong panggang, hummus dari kacang arab (chickpeas), serta dalca berbahan kacang hijau yang disajikan sebagai cocolan bersama tortilla maupun pita bread.
Sementara pada menu utama, tamu dapat menikmati Nasi Kabsah, nasi khas Arab yang dimasak menggunakan susu dan rempah-rempah seperti bawang serta bubuk kari.
“Nasi kabsah ini mirip nasi briyani atau bukhari. Kita padukan dengan daging sapi khas Indonesia seperti rendang, semur, atau sapi lada hitam supaya tetap cocok dengan selera tamu,” jelasnya.
Selain olahan daging sapi, Favehotel Medan juga menghadirkan menu ayam bertema Arabian Chicken, yakni ayam berbumbu kari yang dipanggang terpisah dari nasi agar teksturnya tetap terjaga.
Menu sayuran yang disajikan pun dibuat ringan dan segar, seperti sawi tumis dan brokoli tumis, yang akan berganti setiap hari agar tamu tidak merasa bosan.
“Konsepnya memang variasi harian. Hari ini mungkin nasi kabsah, besok nasi briyani atau bukhari. Lauknya juga berganti, jadi tamu yang datang berkali-kali tetap dapat pengalaman berbeda,” katanya.
Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah hadirnya live kebab station, di mana tamu dapat melihat langsung proses pembuatan kebab yang digulung secara langsung dengan pilihan daging sapi cincang atau ayam cincang lengkap dengan sayuran segar.
“Kalau tahun sebelumnya kebab sudah ada, tapi tidak live. Tahun ini kita buat live supaya lebih menarik dan interaktif,” tambah Haris.
Sementara itu, Sales Manager Favehotel Medan, Sonya, menjelaskan paket berbuka puasa ditawarkan dengan harga promo khusus pada awal Ramadan.
“Untuk enam hari pertama puasa sampai tanggal 24, harga promo Rp115.000 per pax sudah termasuk pajak dan servis. Setelah itu berlaku harga normal Rp130.000 net per orang,” ujarnya.
Program berbuka puasa ini akan berlangsung hingga 20 Ramadan. Pihak hotel juga menghadirkan promo pembelian 10 paket gratis 1, yang berlaku untuk kelipatan pemesanan.
Tak hanya itu, setiap tamu yang berbuka puasa berkesempatan mendapatkan doorprize yang akan diundi setelah Lebaran melalui media sosial resmi hotel.
| Selama Ramadan, Polrestabes Medan Catat Angka Kriminal Jalanan Turun 14 Persen |
|
|---|
| Sejarah Masjid Al-Ghaudiyah Medan yang Namanya Diambil dari Perkampungan di Negara Iran |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah 28 Ramadan 2026 Kota Medan: Waktu Sahur dan Buka Puasa 18 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Sidang Isbat Menetapkan 1 Syawal Idul Fitri 1447 H, Disiarkan Langsung Kementerian Agama |
|
|---|
| Kisah Hidup Eko Sopianto, Tobat dari Dunia Hitam dan Kini Miliki Sekolah Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Menu-roti-pita-dan-sajian-khas-Timur-Tengah-menjadi-bagian-dari-konsep-Arabian-Night.jpg)