PDI Perjuangan Sumut
PDIP Komisi XIII DPR RI Terima Keluhan Ibu-ibu Motung yang Desak MBG Dialihkan Jadi Bantuan Tunai
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon menyerap aspirasi warga Desa Motung, Kecamatan Ajibata
TRIBUN-MEDAN.COM, MOTUNG-Aspirasi berbeda muncul dari warga Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, saat kegiatan reses Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, Rabu (29/04/2026).
Di tengah kerumunan ratusan warga yang memadati kawasan Lumban Bulu, suara paling lantang datang dari kelompok ibu rumah tangga.
Mereka meminta pemerintah meninjau ulang program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan mengalihkan manfaatnya ke bentuk yang dinilai lebih langsung menyentuh kebutuhan keluarga.
Berliana Sirait, seorang warga yang mewakili aspirasi ibu-ibu, menyampaikan agar anggaran MBG tidak semata diwujudkan dalam paket makanan, melainkan bisa dialihkan menjadi bantuan tunai atau perlengkapan pendidikan.
“Kami berharap program itu bisa dialihkan menjadi uang tunai, atau buku dan kebutuhan sekolah anak-anak,” kata Berliana di hadapan Rapidin dan warga lainnya.
Pernyataan itu langsung disambut sorakan setuju dari warga. Beberapa ibu tampak mengangguk, sebagian lain bersuara mendukung.
Respons spontan tersebut menunjukkan keresahan serupa dirasakan banyak keluarga, terutama terkait fleksibilitas pemanfaatan anggaran.
Menurut Berliana, kebutuhan setiap keluarga berbeda. Ada yang lebih membutuhkan tambahan biaya makan, ongkos sekolah, seragam, hingga buku pelajaran.
“Kalau orang tua diberi keleluasaan mengatur, kami tahu mana yang lebih mendesak untuk anak-anak,” ujarnya.
Menanggapi masukan itu, Rapidin menyebut aspirasi warga akan menjadi catatan penting dalam agenda reses.
Ia menilai program sosial semestinya dirancang dengan mempertimbangkan kondisi riil masyarakat di lapangan.
Menurut dia, efektivitas anggaran perlu diawasi agar program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat optimal bagi penerima.
“Saya memahami keresahan masyarakat. Jika ada usulan agar manfaat program lebih fleksibel, misalnya untuk kebutuhan pendidikan atau dukungan langsung keluarga, tentu ini patut dipertimbangkan,” kata Rapidin.
Selain membahas program MBG, Rapidin juga membuka ruang bagi keluarga kurang mampu untuk mengusulkan anak-anak yang layak menerima bantuan pendidikan.
Ia meminta warga mendata calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera agar dapat diperjuangkan memperoleh akses beasiswa.
Satgas PDI Perjuangan Sumut
Nakhoda PDI Perjuangan Sumut
Dipercaya Megawati Pimpin PDI Perjuangan Sumut
Pimpin PDI Perjuangan Sumut
| Serap Aspirasi Warga Motung, Ketua PDIP Sumut Bawa Sembako dan Segera Bangun Sumur Bor |
|
|---|
| Ketua DPD PDIP Sumut Berikan Petani Tanjungan Terima Benih Jagung P-32, Dukung Traktor dan Jalan |
|
|---|
| Ketua DPD PDIP Sumut Salurkan Sembako Partai untuk Petani Garoga yang Krisis Air dan Gagal Panen |
|
|---|
| Ketua DPD PDIP Sumut Kembali Bagikan Benih P-32, Petani Marlumba Samosir: Tanaman Kami Berhasil Baik |
|
|---|
| Ketua DPD PDIP Sumut Hadiri Pemberkatan Gereja Katolik Lumban Malau di Samosir, Dukung Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/program-Makanan-Bergizi-Gratis-serta-kebutuhan-pendidikan-anak.jpg)