Pakpak Bharat
Kunjungan Bupati Franc Bernhard Tumanggor ke Kebun B2SA PKK, Apresiasi Kerja Keras Ibu-ibu
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan kunjungan penting ke areal kebun B2SA
TRIBUN-MEDAN.COM - Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan kunjungan ke areal kebun "B2SA" (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman) yang dikelola oleh ibu-ibu PKK di desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Kunjungan pada Senin (17/11/2025) ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal.
Kebun B2SA yang dikunjungi menampilkan berbagai jenis sayuran segar, cabai, serta ternak ayam kampung yang terawat dengan baik.
Keberhasilan kebun ini tidak lepas dari kerja keras dan kreativitas ibu-ibu PKK yang memanfaatkan lahan sempit dan waktu luang mereka untuk bertanam dan beternak.
Kepala Desa Silima Kuta, Saktimon Berutu, menjelaskan bahwa hasil panen dari kebun ini dibagi bersama-sama, sehingga memberikan manfaat langsung kepada seluruh anggota komunitas.
Bupati Franc Bernhard Tumanggor menegaskan pentingnya keberadaan kebun B2SA di setiap rumah tangga.
Menurutnya, kebun ini sesuai dengan anjuran standar pola pangan harapan yang menekankan pada keberagaman, kecukupan gizi, keseimbangan, dan keamanan pangan.
Dengan mengonsumsi menu makanan yang beraneka ragam, masyarakat khususnya anak-anak pada usia pertumbuhan dapat meningkatkan kemampuan dan kecerdasan mereka.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa semakin banyak keragaman pangan yang dikonsumsi, semakin tinggi pula asupan gizi yang diterima oleh tubuh.
Oleh karena itu, kebun B2SA menjadi model yang sangat baik untuk mendorong masyarakat mengonsumsi aneka ragam pangan lokal yang bersumber dari karbohidrat, protein nabati, dan protein hewani.
Kebun B2SA ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat melalui kelompok PKK dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan kesehatan keluarga.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kebun-kebun serupa dapat berkembang di berbagai desa lain, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengapresiasi kerja keras ibu-ibu PKK yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengelola kebun B2SA.
Semangat gotong royong dan inovasi yang mereka tunjukkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk mengikuti jejak positif ini.
Melalui program kebun B2SA, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan pola konsumsi pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor.
| Pengembangan Gambir di Kabupaten Pakpak Bharat |
|
|---|
| Seleksi Paskibraka Pakpak Bharat 2026 – Membentuk Generasi Berkarakter Pancasila |
|
|---|
| Pidato Nota Pengantar LKPJ Bupati Pakpak Bharat Tahun 2025: Semangat Kebersamaan |
|
|---|
| Melestarikan Bahasa Pakpak Melalui Cerita Anak Dwibahasa |
|
|---|
| Luhut Dorong Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba, Franc: Pakpak Bharat Siap Bertransformasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kebun-B2SA-Pakpak-Bharat.jpg)