Berita Viral
Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM Santai Usai Dilaporkan Polisi karena Dinilai Hina Prabowo
Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM 2025 tetap santai usai dilaporkan ke polisi dan diadukan ke Bareskrim karena dinilai menghina Presiden Prabowo
TRIBUN-MEDAN.COM – Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM 2025 tetap menunjukkan sikap santai usai dilaporkan ke polisi.
Adapun Tiyo Ardianto dilaporkan ke polisi karena dinilai menghina Presiden Prabowo dan dianggap penghasutan terhadap program MBG.
Tiyo Ardianto dilaporkan oleh pengacara Firdaus Oiwobo dan juga diadukan Garda Prabowo ke Bareskrim Polri.
Ia memastikan dirinya tetap akan menjalankan peran sebagai warga negara yang kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.
Menurutnya, kondisi bangsa saat ini membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat untuk mengawasi jalannya kekuasaan agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi dan berpihak kepada rakyat.
“Saya pribadi akan tetap fokus untuk melakukan hal-hal yang substantif dengan tetap tentu kooperatif.
Apabila kita dipanggil pihak kepolisian, ya kita akan datang. Apabila kita dimintai keterangan, ya kita akan berikan.
Baca juga: Jemput Ganja Kering Seratusan Kilogram dari Tapsel, Dua Kurir Dijanjikan Uang setelah Tiba di Medan
Tapi yang jelas fokus kita adalah pada hal-hal yang substantif dan strategis, terutama untuk menjalankan peran kita sebagai warga negara yang kritis,” terangnya.
Tiyo juga menegaskan bahwa pelaporan terhadap dirinya tidak akan menghentikan aktivitasnya dalam membangun kesadaran politik di kalangan generasi muda.
“Meskipun ada pelaporan, kita masih terus keliling di daerah-daerah ketemu dengan anak-anak muda dan membangkitkan kesadaran politik, bahwa hari ini ada kekuasaan yang harus kita awasi supaya kekuasaan itu berjalan dengan benar dan berpihak pada rakyat,” sambungnya.
Lebih lanjut, Tiyo mengungkapkan telah menerima banyak tawaran bantuan hukum dari berbagai pihak sebagai bentuk dukungan terhadap dirinya.
“Ya banyak pihak-pihak yang menawarkan bantuan hukum kepada saya dan tentu saya akan terima setiap bantuan hukum itu sebagai bagian dari wujud solidaritas masyarakat sipil di dalam membela hak-hak kaum tertindas dan membela demokrasi,” pungkasnya.
Baca juga: Antisipasi Panic Buying Dampak Kenaikan Pertamax, Polres Tanjungbalai Cek Stok BBM di Sejumlah SPBU
Singgung Loyalitas Pelakor ke Prabowo
Disisi lain, Tiyo menilai langkah yang diambil para pelapor merupakan bentuk upaya menunjukkan loyalitas kepada Presiden Prabowo.
“Momentum ini memang bagus sekali untuk mereka yang ingin mempersembahkan loyalitasnya kepada Pak Presiden Prabowo, dan ini saya kira dimanfaatkan dengan baik oleh mereka yang melaporkan saya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tiyo-bek-ugm-diteror.jpg)